Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jurnalis jadi sasaran kemarahan pengunjuk rasa di Ferguson

Jurnalis jadi sasaran kemarahan pengunjuk rasa di Ferguson Kerusuhan di Jalan Ferguson Amerika Serikat. istimewa ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Jalan Ferguson, Negara Bagian Missouri, Amerika Serikat kemarin pecah protes sebab pengadilan membebaskan polisi kulit putih penembak remaja kulit hitam tak bersenjata, Michael Brown. Pengadilan setempat memberikan Darren Wilson nafas bebas setelah dinyatakan tak bersalah dan hanya melakukan tugas saat peristiwa penembakan itu terjadi.

Surat kabar Russia Today melaporkan, Rabu (26/11), kemarin kerusuhan pecah seantero Amerika namun paling parah di Ferguson dengan mobil polisi terbakar, toko-toko dijarah, dan massa yang berani melawan petugas.

Massa yang marah tak hanya menyasar pada petugas namun juga jurnalis. Secara fisik dan verbal para pewarta tengah menyampaikan laporan mereka mendapat perlakuan tak menyenangkan dari pengunjuk rasa yang marah sebab keputusan pengadilan tinggi yang membebaskan Wilson.

Salah satu terkena tindak kekerasan verbal yakni jurnalis stasiun televisi CNN. Dalam laporan langsung massa menyerang wartawan dan meneriaki mereka brengsek. Ada pula yang terkena lemparan batu. Tak terhitung jurnalis yang terkena gas air mata dan terhantam tubuh demonstran.

Warga mengaku kecewa mendengar keputusan pengadilan membebaskan Wilson. Menurut mereka ketidak adilan dan kesewenangan polisi ini bisa membuat Amerika di ambang perang saudara dan jurang antara kulit putih serta hitam kembali terbuka lebar.

(mdk/din)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP