John Kerry Sebut Trump Harus Mundur
Merdeka.com - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John F Kerry dalam perbincangan di Forum Ekonomi Dunia kemarin menanggapi pertanyaan wartawan tentang Presiden Donald Trump.
Ketika ditanya apa yang akan dia katakan kepada Trump jika dia duduk berseberangan dengan sang presiden, Kerry memberi jawaban hanya dengan satu kata: "Mundur".
Dilansir dari laman the Washington Post, Rabu (23/1), para hadirin yang kebanyakan pebisnis elit, pemimpin dunia, dan akademisi itu awalnya tertawa mendengar jawaban capres Demokrat pada 2004 itu, tapi kemudian banyak di antara mereka justru bertepuk tangan dan menyambut meriah jawaban Kerry.
Trump dijadwalkan hadir dalam Forum Ekonomi Dunia untuk memberikan pidato namun dia membatalkan rencana itu karena alasan penutupan pemerintahan yang kini mencetak rekor terlama dalam sejarah AS.
Davos dikenal sebagai pertemuan tahunan bagi para juara globalisasi atau mereka yang sukses secara ekonomi. Slogan 'Amerika Lebih Dulu' yang dikampanyekan Trump selama ini dinilai bertentangan dengan seruan Davos yang menginginkan dunia lebih terhubung atau terintegrasi.
"Dia tidak pernah menganggap semua ini secara serius," kata Kerry menyebut Trump yang menurutnya tidak memiliki kemampuan untuk berdiskusi lebih dalam.
Gedung Putih sejauh ini tidak menanggapi komentar Kerry ini, namun Trump mengecam media yang menurutnya tidak memahami dia dan pandangannya soal Davos.
"Terakhir saya ke Davos, Si Berita Palsu bilang saya tidak usah ke sana. Tahun ini, karena penutupan pemerintahan, saya memutuskan tidak pergi dan si Berita Palsu bilang saya harusnya hadir. Faktanya adalah orang lebih memahami media ketimbang media memahami mereka," ujar Trump dalam cuitannya kemarin sebelum Kerry mengatakan dia harus mundur.
Setahun lalu Trump mendapat sambutan hangat dari para pemimpin sejagat di Forum Ekonomi Dunia karena kebijakannya dipandang pro-pertumbuhan ekonomi oleh para eksekutif. Namun tahun ini sebagian besar dari mereka keberatan dengan tarif impor Trump dan memandang hal itu sebagai ancaman bagi ekonomi global. Mereka menyerukan Trump mengakhiri perang dagang dengan China karena perekonomian dunia melambat dan kian buruk.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya