Joe Biden Sebut Putin Seorang Penjahat Perang
Merdeka.com - Presiden AS, Joe Biden menyebut Presiden Rusia, Vladimir Putin seorang "penjahat perang" pada Rabu. Ini adalah kecaman paling keras atas tindakan Putin dari pejabat AS sejak perang di Ukraina dimulai tiga pekan lalu.
Sebelumnya Biden berhenti melabeli kekejaman yang terjadi di Ukraina sebagai "kejahatan perang", tapi pada Rabu, kepada para wartawan, Biden membuat julukan itu untuk Putin.
"Menurut saya dia adalah seorang penjahat perang," jelasnya setelah pidato di Gedung Putih, dikutip dari CNN, Kamis (17/3).
Biden juga menyinggung soal kengerian yang terjadi di Ukraina.
"Kita melihat laporan pasukan Rusia menyandera ratusan dokter dan pasien di rumah sakit terbesar di Mariupol," ujarnya.
"Ini adalah kekejaman. Keterlaluan bagi dunia. Dan dunia bersatu dalam mendukung Ukraina dan tekad kita untuk membayar harga yang sangat mahal atas semua ini."
Pekan lalu saat mengunjungi Polandia, Wakil Presiden AS, Kamala Harris menyerukan penyelidikan internasional dugaan kejahatan perang Rusia di Ukraina. Harris juga memperjelas bahwa dia yakin kekejaman itu berlangsung. Dia mengatakan sengaja menargetkan warga sipil merupakan kejahatan perang.
Pernyataan ini dilontarkan Biden setelah pidato Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy di hadapan Kongres AS, yang juga menunjukkan video orang Ukraina yang menderita di tengah gempuran Rusia. Zelenskiy meminta lebih banyak bantuan dari anggota parlemen AS dan Biden, termasuk menerapkan zona larangan terbang dan bantuan pesawat tempur.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya