Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jerman mulai batasi pencari suaka ke Eropa

Jerman mulai batasi pencari suaka ke Eropa Mendagri Jerman Hans-Peter Friedrich sambut pengungsi Suriah. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Jerman mulai keras terhadap para pencari suaka. Mereka hanya mengizinkan pengungsi dari Suriah untuk masuk wilayahnya.

Pasalnya di Berlin, tak hanya pengungsi asal Suriah saja yang masuk ke daerahnya namun juga dari berbagai negara di sekitar Eropa dan Afrika seperti, Albania, Kosovo, dan Montenegro. Padahal, Jerman membuka diri mereka untuk para pengungsi dari daerah perang seperti Suriah.

"Kami ingin mengirim sinyal kepada mereka (bukan pengungsi perang) untuk tidak datang ke sini. Kalian tidak ada kesempatan di sini," ujar Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere, seperti dilaporkan Channel News Asia, Rabu (30/9).

Sebanyak 8 ribu hingga 10 ribu pengungsi datang ke Jerman setiap harinya. Sejak awal, negara ini memang yang paling terbuka dengan pengungsi.

Berlin sejak awal sudah berkomitmen menggelontorkan uang sebesar US$ 113 juta untuk membantu para pengungsi Suriah yang datang ke negara mereka. Berbeda dengan negara tetangganya, Hungaria, yang memang secara terang-terangan menolak para pencari suaka, sampai menutup perbatasan mereka.

Kini, Jerman mencoba untuk menolak para migran ekonomi yang diramalkan bakal menyumbat sistem di negara itu. Berlin direncanakan akan mengurangi pembayaran untuk migran, dan mencari cara agar mereka tidak bergantung pada uang yang diberikan negara.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP