Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jenderal al Sisi berkuasa, Israel kembali buka kedutaan di Mesir

Jenderal al Sisi berkuasa, Israel kembali buka kedutaan di Mesir Kedutaan Israel di Kairo. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Israel membuka kembali kedutaan mereka di Ibu Kota Kairo, Mesir, setelah lebih dari tiga tahun ditutup. Para diplomat Negeri Zionis itu mengungsi dari Mesir di sela-sela unjuk rasa musim semi menumbangkan mantan Presiden Husni Mubarak, memicu kerusuhan besar di dekat kantor kedutaan.

Imbas protes kala itu, Duta Besar Israel untuk Mesir, Yitzhak Levanon, dievakuasi kembali ke negaranya. Sekarang, pemerintah Zionis menilai kondisi Mesir telah kondusif.

"Saat ini dirjen kami, Bapak Dore Emas melakukan perjalanan ke Mesir. Kita akan membuka kembali kedutaan kita di sana," seperti dikutip dari pernyataan Kementerian Luar Negeri Israel, yang dilansir Stasiun Televisi Al Arabiya, Kamis (10/9).

Saat Presiden Muhammad Mursi dari Partai Ikhwanul Muslimin berkuasa, praktis hubungan Mesir-Israel membeku. Belakangan, setelah junta militer pimpinan Jenderal Abdul Fatah al-Sisi menggulingkan pemerintahan demokratis Mursi, Negeri Piramida kembali menjalin kontak dengan Tel Aviv.

Pada September 2012, unjuk rasa terjadi di depan kedutaan besar Israel tersebut. Pemicunya adalah tewasnya lima warga Mesir yang ditembak penjaga keamanan Israel di perbatasan.

Diplomat Haim Koren ditunjuk menjadi Duta besar Israel untuk Mesir. Dia rencananya menghadiri upacara pembukaan kembali kedutaan besar di Kairo akhir pekan ini.

Israel dan Mesir menandatangani perjanjian damai pada 1979. Mesir adalah satu-satunya negara mayoritas Arab yang menjalin hubungan bilateral dengan negeri zionis itu.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP