Jemaah Calon Haji dari Seluruh Arab Saudi Mulai Tiba di Jeddah
Merdeka.com - Jemaah calon haji dari seluruh Arab Saudi telah mulai berdatangan ke kota Jeddah. Dari Jeddah, para operator tur akan membawa jemaah ke Makkah untuk pelaksanaan ibadah haji.
Sebelum pandemi, jutaan Muslim dari seluruh dunia akan berduyun-duyun ke Arab Saudi untuk melakukan rukun Islam kelima tersebut.
Dikutip dari Al Arabiya, Jumat (16/7), Arab Saudi memutuskan untuk membatasi haji tahun ini menjadi 60.000 jemaah saja, khusus untuk penduduk Saudi atau warga negara lain yang tinggal di negara tersebut. Pembatasan ini dilakukan karena pandemi virus corona.
Pada 2020, Arab Saudi hanya mengizinkan 10.000 jemaah khusus untuk warga negara Saudi atau warga negara lain yang tinggal di negara kerajaan tersebut.
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menetapkan aturan dan regulasi untuk musim haji 2021 pada awal Juli. Dalam aturan tersebut ditegaskan mulai 5 Juli, siapa pun yang tertangkap berusaha menuju Masjidil Haram, daerah di sekitarnya, dan tempat-tempat suci, termasuk Mina, Muzdalifah dan Arafat, tanpa izin akan dikenakan denda hampir 10.000 riyal atau sekitar Rp 38 juta.
Sejumlah pedoman telah diberlakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama musim haji tahun ini yang akan berlangsung antara 17 dan 22 Juli.
Pada Selasa, Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengumumkan sistem kartu pintar digital baru untuk jemaah haji, yang mencantumkan riwayat medis dan memudahkan pembelian kebutuhan selama musim haji. Kartu tersebut juga mengidentifikasi titik berkumpul, waktu keberangkatan untuk kunjungan ke tempat-tempat suci, dan memungkinkan pihak berwenang untuk mengirimkan pemberitahuan kepada pemegangnya.
Orang berusia antara 18-65 tahun dan yang telah divaksinasi penuh, menerima vaksin satu dosis setidaknya 14 hari sebelumnya, dan mereka yang telah pulih dari infeksi Covid-19, diizinkan untuk mendaftar haji. Portal pendaftaran haji diluncurkan pada 13 Juni.
“Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi selalu mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan keamanan jemaah,” demikian laporan resmi Saudi Press Agency (SPA).
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya