Jaringan Serigala Perak Turki jadi kambing hitam bom Bangkok
Merdeka.com - Perkembangan kasus ledakan bom di Kuil Erawan, Ibu Kota Bangkok, Thailand, pada 17 Agustus lalu menukik tak terduga. Tiba-tiba saja, dalam 48 jam terakhir beberapa orang Turki ditangkapi polisi Negeri Gajah Putih. Mereka dianggap jaringan yang merencanakan aksi terorisme itu.
Pelaku semula dituding berasal dari kelompok anti-pemerintah, alias pendukung mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra yang dikudeta militer. Spekulasi ini dilontarkan langsung oleh Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha tanpa ragu-ragu di hadapan wartawan, sehari setelah insiden merenggut nyawa 20 orang itu, termasuk seorang WNI, serta melukai 125 warga lainnya.

Kemarin (1/9), Prayuth - mantan jenderal militer itu - meralat teorinya sendiri. Dia mengatakan otak utama peledakan bom Kuil Erawan adalah warga Turki. Sosok tak disebut identitasnya ini ditangkap petugas imigrasi dan polisi ketika hendak menyeberang ke Kamboja dari area Sa Kaeo.
"Kami masih terus menginterogasinya. Dia adalah tersangka utama," kata PM Thailand, seperti dilansir Channel News Asia.
Juru bicara Kepolisian Thailand, Prawut Thavornsiri, secara terbuka menyatakan organisasi teror yang mereka kejar berasal dari Turki. Ada data imigrasi menunjukkan 15 hari sebelum ledakan di pusat bisnis Bangkok itu, 20 warga negara Turki datang bersamaan ke negara mayoritas Buddha tersebut.
"Kemungkinan rombongan orang Turki yang datang di tanggal yang sama sebelum insiden lebih dari (20)," ungkap Prawut.

Lembaga Kajian Terorisme IHS-Jane, Anthony Davies, mengaku belum sepenuhnya yakin ledakan di Bangkok, termasuk upaya melempar granat sehari setelah insiden di dekat sungai Chao Praya, dilakukan jaringan Turki. Tapi seandainya memang warga Turki biang keroknya, maka mereka kemungkinan kelompok 'Serigala Perak'.
Organisasi teror ini berpaham ultranasionalis, mendukung perjuangan etnis Turkistan di seluruh dunia. Artinya, menurut Davies, teror di Kuil Erawan memang balas dendam atas keputusan Thailand mendeportasi 109 imigran Uighur pada dua bulan lalu ke China.
'Serigala Perak' selama ini mendukung pembebasan etnis Turkistan yang
Jangan Anda lewatkan:6 Fakta mengejutkan partikel Tuhan, kunci awal dan akhir semestaCerita unik di balik nama Polisi Andy Go To School Kisah-kisah lucu TNI gadungan ketemu tentara asliTerungkap motif tersembunyi kedatangan bos IMF ke IndonesiaIni 4 sosok wali kota cantik tapi korup di seluruh dunia (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya