Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jaringan prostitusi Hong Kong dibongkar, ada wanita dari Rusia & Ukraina

Jaringan prostitusi Hong Kong dibongkar, ada wanita dari Rusia & Ukraina Ilustrasi high heels. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/coka

Merdeka.com - Polisi Hong Kong menahan 75 orang terkait lingkaran prostitusi terselubung. Jaringan ini menyediakan wanita dari berbagai negara.

Di antara mereka yang ditangkap, delapan warga Hong Kong terbukti sengaja mempekerjakan PSK di bawah umur, dan menjalankan sebuah panti pijat tanpa izin.

Meski prostitusi adalah hal yang legal di Hong Kong, namun wilayah semi-otonom China itu melarang praktik tersebut dilakukan secara terorganisir.

Apabila kedapatan mengutip keuntungan dari pekerja seks komersial (PSK), maka akan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara, sebagaimana dilansir dari New York Times pada Minggu (18/3).

Penangkapan tersebut menyoroti bagaimana gerombolan kriminal terorganisir, yang dikenal sebagai Triad di Hong Kong, diyakini memegang kendali atas industri seks lokal

Kelompok tersebut diketahui kerap mengandalkan rantai perdagangan manusia lintas negara, untuk mendapat 'suplai' wanita dari China daratan dan negara lain yang dijadikan sebagai PSK.

Beberapa PSK yang turut ditangkap, tidak hanya datang dari China daratan, tetapi juga dari Asia Tenggara, Rusia, Kazakhstan dan Ukraina. Demikian pernyataan pejabat polisi setempat, yang dikutip oleh harian South China Morning Post.

Jaringan itu menyalahgunakan visa kunjungan turis, sehingga para pelaku juga terancam hukuman ganda dengan pelanggaran imigrasi.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber: Liputan6.com

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP