Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Jangan Pergi ke UGD', Cerita Dokter Anak di New York Tolak Pasien Saat Wabah Corona

'Jangan Pergi ke UGD', Cerita Dokter Anak di New York Tolak Pasien Saat Wabah Corona Dr Greg Gulbransen. ©REUTERS/Lucas Jackson

Merdeka.com - Kota New York menjadi salah satu wilayah dengan tingkat infeksi dan kematian tertinggi akibat Covid-19 di Amerika Serikat. Dokter dan tenaga medis adalah pihak yang paling rentan tertular. Warga yang tidak sakit parah pun diminta tidak datang ke Unit Gawat Darurat (UGD).

Menolak pasien datang ke kliniknya terpaksa dilakukan Dr Greg Gulbransen, seorang dokter anak yang membuka praktik di Long Island, New York. Ketika itu sang dokter menolak pasien usia 3 tahun yang mengalami dislokasi di lengannya. Orang tuanya yang panik hendak membawa ke IGD. Namun Gulbransen melarangnya karena khawatir hal itu dapat membuat keluarga berisiko tertular Covid-19.

Sebaliknya, Gulbransen mengatakan, dia akan datang menemui pasien itu ke rumahnya. Dia kemudian mengobati anak perempuan dengan membetulkan kembali sendi lengan yang mengalami dislokasi.

"Ini adalah hal yang sangat mudah dilakukan, tetapi itu membuat perbedaan besar bagi mereka," katanya seperti dikutip Reuters, Kamis (16/4).

Sejak wabah virus corona semakin meluas, Gulbransen harus memikirkan kembali bagaimana ia menjalankan praktik pediatriknya di Long Island agar tetap aman dari penularan virus.

"Kami berada di pusat badai," kata Gulbransen merujuk wilayah New York yang memiliki kasus terbanyak di Amerika.

Menerima Pasien Dewasa

Di tengah wabah yang membuat fasilitas medis dan rumah sakit kewalahan menangani pasien, Gulbransen memutuskan tetap membuka praktiknya. Tak hanya pasien anak, dia menerima pasien dewasa yang kesulitan mendapat pelayanan dokter umum.

Perubahan pun dibuat di kliniknya dengan mengatur posisi ruang pemeriksaan pasien. Dia memastikan pasien yang sakit dijauhkan dari mereka yang sehat.

Selain itu, Gulbransen juga membuka layanan konsultasi jarak jauh melalui telepon. Dia mengatakan khawatir tentang pasien anak-anaknya jika tidak tertangani dan orang tua mereka yang cemas. Jika tidak membuka praktik, dia juga memikirkan kecemasan dan kondisi keuangan stafnya.

"Tingkat kecemasan bisa dirasakan. Anda di sini untuk pasien Anda. Anda harus mendorong dan melakukan apa pun untuk menyelamatkan pasien."

Negara bagian New York, pusat pandemi di Amerika Serikat, memiliki jumlah kematian akibat virus korona melebihi 10.000 pada hari Selasa, dari lebih dari 28.000 di seluruh negeri.

Penyakit ini terlihat berbeda pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa, kata Gulbransen.

"Kami memiliki anak berusia 6 minggu yang positif Covid, dan benar-benar (bayi itu) tidak memiliki gejala lain selain pilek," kata Gulbransen.

Dia juga merawat beberapa balita dan banyak anak sekolah yang semuanya baik-baik saja.

Tetapi dengan sistem kesehatan di New York yang saat ini penuh merawat pasien coronavirus, Gulbransen tidak mau mengambil risiko. Motonya adalah: "Apa pun yang Anda lakukan, jangan kirim seseorang dari kantor ini ke UGD."

Kasus Covid-19 Pada Anak Sering Disepelekan

Dengan banyaknya kasus positif corona, kasus-kasus yang dialami oleh pasien anak dan remaja sering disepelekan karena prioritas penanganan diutamakan untuk orang dewasa dan lansia.

"Walaupun beberapa dari kasus (anak-anak) bisa sangat parah," kata Dr. Lorry Rubin, direktur penyakit menular anak-anak di Cohen Children's Medical Center, bagian dari jaringan Northwell Health.

"Kadang-kadang anak-anak yang sebelumnya sehat, seringkali remaja, menderita pneumonia dan itu bisa parah dan mungkin menyebabkan mereka membutuhkan oksigen atau dukungan ventilator," kata Rubin.

Meski begitu, kata Rubin, sebagian besar pasien anak-anak dapat sembuh dari Covid-19. Dalam catatannya, hanya satu anak yang meninggal, yang juga menderita penyakit bawaan bawaan. Frekuensi penyakit anak yang membutuhkan rawat inap rendah," kata Rubin.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP