Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Israel tolak hasil pemungutan suara Majelis Umum PBB soal Yerusalem

Israel tolak hasil pemungutan suara Majelis Umum PBB soal Yerusalem Benjamin Netanyahu. ©REUTERS

Merdeka.com - Sebanyak 128 negara mendukung resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mendesak agar Amerika Serikat menarik pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Meski mayoritas negara menyuarakan dukungan terhadap resolusi tersebut, Israel tetap menolak hasilnya.

Penolakan tersebut disampaikan secara langsung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melalui pernyataan resmi.

"Israel menolak keputusan Majelis Umum PBB dan pada saat yang sama puas dengan banyaknya jumlah negara yang tidak memberikan suara untuk mendukung resolusi tersebut," ujar Netanyahu, seperti dilansir laman Reuters, Jumat (22/12).

Seperti diketahui, ada sembilan negara yang menolak resolusi tersebut. Sementara 35 negara abstain dan 21 negara lainnya memilih untuk tidak memberikan suara. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding dengan yang biasanya terjadi saat pemungutan suara digelar PBB atas rancangan resolusi-resolusi berkaitan Palestina.

Ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang pemutusan bantuan keuangan AS terhadap negara-negara yang mendukung resolusi cukup memberi pengaruh besar bagi negara yang memilih menolak, abstain, dan tidak memberi suara.

Dalam pernyataan sama, Netanyahu juga berterima kasih kepada AS atas dukungannya yang tidak pernah putus terhadap Israel, meski negara lain mengucilkannya.

"Israel berterima kasih kepada Presiden Trump atas pendiriannya yang tegas tentang Yerusalem dan terima kasih juga kepada negara-negara yang memilih bersama dengan Israel, atau bersama dengan kebenaran," tutupnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP