Israel lebih suka Suriah dikuasai ISIS ketimbang Assad?
Merdeka.com - Menteri Perumahan dan Pembangunan Israel Yoav Galant kemarin menyerukan Presiden Suriah Basyar al-Assad dihabisi.
Dalam sebuah konferensi di pinggiran Yerusalem kemarin, menteri yang juga veteran jenderal militer Israel itu menyatakan Assad pantas dibunuh karena rezimnya telah membantai dan membakar ratusan korban.
Amerika Serikat kemarin menuding rezim pemerintahan Suriah pimpinan Basyar al-Assad melakukan kejahatan kemanusiaan.
"Kenyataannya di Suriah saat ini mereka membunuhi rakyat, memakai senjata kimia dan yang teranyar membakar mayat mereka, sesuatu yang sudah tidak kita lihat lagi selama 70 tahun," kata Galant merujuk peristiwa Holocaust, seperti dilansir the Times of Israel, Selasa (16/5).

Dia mengatakan perbuatan Assad di Suriah sudah tergolong genosida karena membantai ratusan ribu nyawa manusia.
"Menurut saya, ini sudah keterlaluan. Bagi saya ini sudah saatnya menghabisi Assad. Sesederhana itu," kata Galant.
Menurut dia dengan membinasakan Assad maka itu seperti memotong ekor ular.
"Setelah ekornya dipotong, kita bisa fokus ke kepalanya, yaitu yang ada di Teheran," kata dia menyebut Iran. Negeri Mullah itu selama ini diketahui mendukung Assad bersama Rusia.
"Siapa pun yang membunuhi orang dan membakar mayatnya, tidak punya tempat di muka bumi ini," lanjutnya.
AS kemarin menyatakan Assad dengan sengaja membangun tempat pembakaran mayat (krematorium) di dekat Penjara Saydnaya, terletak di sebelah utara Ibu Kota Damaskus.
Asisten Sekretaris Biro Timur Dekat Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Stuart Jones, mengatakan hal itu diperkuat dengan foto satelit. Namun sayang, keabsahannya dipertanyakan sebab gambar ditampilkan ternyata diambil dua tahun lalu. Namun, Stuart berkeras foto itu sesuai dengan laporan lembaga kemanusiaan terpercaya dan intelijen.
Sudah bukan rahasia umum lagi Israel sebetulnya menyokong kelompok militan ISIS di Suriah untuk menjatuhkan Assad. Dengan pernyataan Galant tersebut orang bisa saja mengartikan seolah-olah Negeri Bintang Daud lebih suka ISIS berkuasa di Suriah ketimbang Assad. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya