Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Israel Krisis Ventilator, Netanyahu Perintahkan Mossad Cari ke Negara Lain

Israel Krisis Ventilator, Netanyahu Perintahkan Mossad Cari ke Negara Lain PM Israel Benjamin Netanyahu dan istrinya Sara. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada Rabu menginstruksikan agen mata-mata negara itu untuk mencari peralatan medis di luar negeri, di saat negara Yahudi itu tengah berjuang menghadapi lonjakan kasus virus corona.

Saat ini hanya tersisa 50 unit ventilator atau alat bantu pernapasan tersedia di Israel untuk keadaan darurat, menurut dokumen Kementerian Kesehatan yang dilihat Channel 13, seperti dilansir dari Alaraby, Jumat (27/3).

Sebelum krisis virus coroma, negara ini memiliki sekitar 3.000 ventilator.

Keterbatasan ini yang kemungkinan mendorong Netanyahu mengambil langkah radikal dengan memerintahkan Kepala Mossad, Yoram Cohen untuk memimpin tim darurat dalam upaya untuk mendapatkan peralatan medis dari '' di seluruh dunia '', Times of Israel melaporkan.

Operasi Mossad sebelumnya yaitu mengangkut 100.000 alat tes virus corona ke negara itu, yang kemudian dinyatakan "tidak dapat digunakan" oleh Kementerian Kesehatan.

Alat tes tidak memiliki cairan paten yang sangat penting di mana swab pengujian akan dicelupkan sebelum penyaringan untuk Covid-19, seorang juru bicara kementerian mengatakan kepada The Jerusalem Post.

Pengungkapan berkurangnya pasokan ventilator Israel, dalam menghadapi krisis yang sejauh ini telah merenggut nyawa lima orang di antara 2.030 infeksi virus yang dikonfirmasi, diikuti oleh pengumuman serangkaian langkah-langkah ketat lebih lanjut untuk memerangi penyebaran virus.

Warga Israel diminta untuk tetap tinggal di rumah. Operasional transportasi publik juga dibatasi.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP