Israel akan kembali pasok listrik ke Gaza
Merdeka.com - Pemerintah Israel mengaku akan mengembalikan pasokan listrik secara penuh ke Jalur Gaza. Keputusan itu dibuat menyusul pernyataan Palestina yang menyebut akan melanjutkan pembayarannya.
Sebagaimana diketahui, pasokan listrik di Gaza telah diputus sejak April lalu. Hal itu mengakibatkan dua juta penduduk Gaza hanya bisa menggunakan listrik selama tiga atau empat jam.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpendapat pemutusan listrik tersebut adalah bagian dari upaya agar Hamas, sebuah kelompok gerakan Islam, melepaskan cengkramannya dari daerah kantong itu. Namun sejak Hamas menandatangani perjanjian rekonsiliasi dengan Fatah pada Oktober lalu yang ditengahi Mesir, keduanya sepakat untuk menyerahkan kontrol administrasi atas Jalur Gaza kepada otoritas Palestina.
"Kami telah memerintahkan pengerahan jalur yang bisa menghasilkan hingga 120 megawatt listrik di Gaza. Paling lambat Senin semuanya sudah beroperasi optimal," kata Menteri Energi Israrel Yuval Steinitz melalui pernyataan singkat kemarin, dikutip dari Channel News Asia, Senin (8/1).
Menurut seorang ekonom di Gaza, dengan kembalinya pasokan tersebut, maka kini aliran listrik mengalami peningkatan hingga enam jam. Sebelumnya, satu-satunya pembangkit listrik di Gaza hanya bisa menghasilkan sedikit tenaga.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya