ISIS serukan pendukungnya obrak-abrik Kanada
Merdeka.com - Setelah dua aksi terorisme menyerang Kanada dalam sepekan dan mencabut nyawa dua tentara negara itu, kelompok Negara Islam untuk Irak dan Syam (ISIS) membuat seruan agar para pendukungnya menyerang wilayah itu lebih masif.
Fakta menyebutkan sekitar 130 pemuda muslim Kanada telah meninggalkan negerinya untuk bergabung dengan ISIS. Penyerangan pertama terjadi di awal pekan ini dengan tersangka bernama Martin Rouleau, seperti dilaporkan surat kabar the Daily Mail, Kamis (23/10).
Serangan kedua terjadi pagi ini. Sekelompok orang bersenjata melakukan penembakan di depan gedung parlemen di Ibu Kota Ottawa. Salah satu pelaku bernama Michael Zehaf Bibeau tewas.
Meski Kanada mengatakan bakal ikut dalam pasukan koalisi melawan ISIS namun tekanan dari dalam negeri lebih banyak. Salah satu pendukung ISIS bahkan berkicau agar para ekstremis ini membalas atas kematian dua saudara teroris mereka yang tewas ditembak tentara Kanada.
"Seluruh muslim Kanada harus mengikuti jejak langkah saudara kita yang berani Martin Rouleau. Dia menentang militer telah merebut tanah Tuhan," kicau salah satu anggota ISIS Abu Khalid Al Kanadi.
Kanadi juga menegaskan pelaku merupakan orang yang gagah berani. Mereka tidak menyerang sipil namun tentara. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya