ISIS serang AS di Irak diduga pakai senjata kimia
Merdeka.com - Sebuah tangki bermuatan kimia dijatuhkan di pangkalan udara utara Irak di mana pasukan lokal dan Amerika Serikat sedang berada, lapor pemberitaan CNN, mengutip sumber setempat.
Laporan mengatakan tidak ada pasukan AS terluka atau terlihat terinfeksi racun gas berasal dari tangki kimia tersebut, dalam serangan Selasa kemarin di pangkalan udara Qayyara.
Pasukan langsung pergi memeriksa tangki tersebut dan melakukan dua kali uji tes lapangan. Mereka menemukan kecurigaan dalam tes pertama dengan hasil positif dan berikutnya adalah negatif.
Markas militer AS sebelumnya digunakan untuk persiapan penyerangan merebut kembali Kota Mosul dari tangan Negara Islam Irak Suriah (ISIS).
Sumber Pentagon mengatakan, awal bulan ini bahwa jet tempur AS sudah membombardir gedung-gedung dekat utara kota Mosul di mana kelompok ISIS memiliki pabrik produksi senjata kimia.
"Target adalah markas ISIS yang digunakan juga untuk produksi senjata kimia, termasuk klorin dan gas berbahaya," kata Letnan Jenderal Pasukan Udara Jeffrey Harrigian di Pentagon, menurut sumber AP, dikutip dari laman RT.com , Rabu (21/9).
Namun demikian, belum ada rincian seperti apa senjata kimia yang dimaksud dan digunakan oleh ISIS. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya