ISIS perintahkan bocah 12 tahun jadi pelaku bom bunuh diri Turki
Merdeka.com - Insiden bom bunuh diri saat pesta pernikahan di Gaziantep, Turki kemarin dikatakan Presiden Erdogan dilakukan oleh bocah usia 12-14 tahun. Data terbaru mencatat 51 orang menjadi korban jiwa.
Diberitakan BBC, Senin (22/8), Erdogan menyebut bocah pelaku adalah suruhan Negara Islam Irak Suriah (ISIS). Target mereka adalah kelompok Kurdi yang tengah menghelat pesta pernikahan dekat perbatasan Suriah, yang diketahui basis wilayah dari kelompok militan tersebut.
"Temuan awal dari Gubernur dan kepolisian setempat mengindikasi serangan dilakukan oleh Daesh (ISIS). Sebagaimana diketahui Daesh mencoba mengambil alih posisi dan menempatkan diri mereka di Gaziantep. Operasi keamanan telah dilakukan dan terus dilakukan melawan organisasi teroris," kata Erdogan kepada awak media di Istanbul.
Korban luka tercatat mencapai 69 orang, dengan 17 di antaranya dalam kondisi serius.
Secara terpisah, Partai pro-rakyat Kurdi Turki (HDP) mengatakan serangan ini terjadi di pesta pernikahan dari kelompok anggota politisi mereka, menambahkan wanita dan anak kecil menjadi korban jiwa.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya