Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di Jakarta

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di Jakarta Ledakan di pos polisi Sarinah. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Media propaganda Aamaaq yang biasa melansir keterangan pers Negara Islam Irak dan Syam (ISIS), mengklaim adanya keterlibatan para militan khilafah dalam serangan di sekitar kawasan Sarinah, Jakarta, hari ini, Kamis (14/1).

"Pejuang Daulah Islamiyah menggelar serangan bersenjata pagi ini dengan sasaran warga negara asing serta aparat keamanan yang melindungi orang-orang asing di ibu kota Indonesia," demikian dikutip dari keterangan media ISIS itu, yang dilansir ulang oleh the Independent.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari ISIS. Konferensi pers pemerintah Indonesia belum secara tegas menyinggung soal keterlibatan ISIS.

Kepolisian RI sebelumnya sekadar menduga serangan ini terkait dengan jaringan ISIS. Ada kemiripian metode para pelaku dengan serangan beruntun di Paris, Prancis, Desember lalu.

"Pelaku meniru teror di Paris... sepertinya mereka berasal dari kelompok ISIS," kata Jubir Polri Jenderal Anton Charliyan.

Sejak Desember lalu, Polri telah menerima ancaman ISIS dari intelijen. Kemungkinan besar para pelaku batal melakukan teror menjelang malam tahun baru, kemudian beralih menjadi aksi di Sarinah.

"Mereka sudah pernah mengancam bahwa akan ada 'konser' di Indonesia dan akan jadi berita internasional," imbuh Anton.

Akibat insiden peledakan bom dan penembakan di sekitar kawasan Sarinah, tujuh orang tewas, lima di antaranya adalah pelaku. Sedangkan 20 orang lain mengalami luka-luka dan dirujuk ke beberapa RS. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP