Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ISIS klaim bunuh dua warga China korban penyanderaan

ISIS klaim bunuh dua warga China korban penyanderaan Ilustrasi ISIS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) mengklaim telah membunuh dua warga China yang merupakan korban penculikan pasukan bersenjata di Pakistan. Kabar tersebut disampaikan Kantor Berita Pro-ISIS Amaq melalui aplikasi percakapan telegram.

Keduanya merupakan warga China yang tengah mempelajari Bahasa Urdu di pusat bahasa di kota Quetta, tempat mereka diculik. Mereka juga diketahui mengajarkan bahasa Mandiri di pusat bahasa itu.

Dilansir dari laman BBC, Jumat (9/6), media lokal melaporkan bahwa keduanya diculik saat tengah meninggalkan pusat bahasa. Orang-orang bersenjata menculik keduanya pada Mei lalu dan belum memberi kabar soal keadaannya sampai kabar ini diturunkan sekarang.

Mendengar berita kematian warganya, Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa pihaknya merasa sangat prihatin atas kejadian ini. Saat ini, pemerintah juga sedang melakukan segala upaya untuk memverifikasi informasi tersebut.

Seperti diketahui, ISIS merupakan kelompok militan yang telah menguasai beberapa wilayah di Afghanistan. Kini kelompok tersebut tengah memperkuat pasukannya di Pakistan sejak 2015 lalu. Mereka kerap beraksi di Balochistan dengan cara menculik warga negara asing di sana untuk meminta tebusan.

Pakistan sendiri merupakan salah satu negara sekutu China. China telah memberi investasi besar dalam proyek infrastruktur di negara itu, termasuk sarana pembangkit listrik tenaga nuklir, jalan, dan bendungan.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP