Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ISIS bunuh satu sandera warga Jepang

ISIS bunuh satu sandera warga Jepang ISIS ancam bunuh dua warga Jepang. ©YouTube

Merdeka.com - Sebuah gambar dan audio memperlihatkan dibunuhnya salah satu warga Jepang sandera Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diunggah pada Sabtu (24/1). ISIS merilis gambar tersebut lantaran Jepang mengabaikan batas waktu yang telah ditentukan, yakni 72 jam.

Dari video itu ISIS juga nampaknya ingin membuat kesepakatan baru untuk membebaskan sandera yang belum dibunuh dengan pertukaran tahanan.

Dalam sebuah gambar, seorang tawanan Jepang bernama Kenji Goto nampak sendirian. Dia diborgol dengan mengenakan pakaian berwarna jingga sembari memegang foto teman senegaranya yang dipenggal kepalanya, Haruna Yukawa.

Sedangkan dalam audio terdengar suara seseorang yang mengaku sebagai Kenji Goto. Dalam bahasa Inggris, dia mengatakan Perdana Menteri Shinzo Abe yang harus disalahkan untuk kematian Yukawa.

"Kau diberi batas waktu," kata Goto dalam audio tersebut seperti dilansir dari kantor berita CNN, Minggu (25/1).

Setelah itu ada suara si penyandera meminta menukar sandera dengan seorang wanita yang ditangkap di Yordania pada 2005. Wanita itu dicurigai terlibat dalam serangan yang menewaskan puluhan orang di sebuah hotel di Yordania.

"Mereka tidak lagi menginginkan uang, jadi Anda tak perlu lagi khawatir tentang pendanaan pada teroris," kata Goto dalam rekaman suara tersebut.

"Mereka hanya menuntut pembebasan saudara mereka yang dipenjara, namanya Sajida al-Rishawi," lanjutnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan pembunuhan tersebut keji dan tidak termaafkan. Dia sendiri menuntut pembebasan Goto dengan segera.

Abe juga telah berbicara dengan Raja Yordania, Abdullah II pada Sabtu pekan lalu seperti dilaporkan kantor berita Yordania.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP