Ironis, tahun ini minim kecelakaan pesawat tapi korbannya ribuan
Merdeka.com - Setahun terakhir ternyata menjadi catatan paling ironis dalam sejarah kecelakaan pesawat. Meski jumlah insiden berkurang, namun angka korban berada di titik maksimal. Dari data surat kabar the Daily Mail (30/12), 12 bulan terakhir korban kecelakaan pesawat mencapai 1.050 orang. Jumlah ini bahkan belum termasuk insiden Air Asia QZ8501.
Dua insiden sebelumnya melibatkan maskapai Malaysia Airlines yakni yang terjatuh di Ukraina bagian timur dan satunya lagi hilang di Samudera Hindia. Total keseluruhan penumpang tewas sebanyak 537 orang.
Lalu ada kecelakaan pesawat Air Aljazair menewaskan 116 orang dan TransAsia Airways merenggut nyawa 49 penumpang.
Sisanya yakni 456 korban jiwa sebagian besar melibatkan kecelakaan pesawat komersial lokal atau pesawat swasta yang beroperasi atas nama perusahaan, pemerintah, maupun lembaga.
Meski korban sedemikian banyak namun jumlah kecelakaan termasuk yang terendah. Hanya 111 kali dalam satu dekade terakhir.
Padahal tahun lalu jumlah korban tewas sebab kecelakaan pesawat hanya 265 dan ini menobatkan 2013 sebagai tahun teraman dalam sejarah penerbangan sejak akhir perang dunia II.
Total korban tewas sepanjang tahun jika dikalkulasikan dengan kecelakaan Air Asia QZ8501 mencapai 1.212. Namun ini masih jauh lebih rendah ketimbang pada 1972 yakni 2.429 orang terenggut nyawanya dalam insiden pesawat.
(mdk/din)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya