Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Iran tutup paksa KFC abal-abal di Teheran

Iran tutup paksa KFC abal-abal di Teheran Restoran KFC Halal di Iran ditutup polisi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Restoran cepat saji yang desain bangunan maupun logonya meniru Kentucky Fried Chicken (KFC) ditutup oleh pemerintah Iran. Restoran bernama 'Halal KFC' di Ibu Kota Teheran itu ditutup paksa oleh polisi akibat namanya berbau produk Amerika Serikat, serta melanggar hukum karena belum mengantungi izin restoran.

BBC melaporkan, Rabu (4/11), Kepolisian Teheran mengirim petugas menyegel pintu Halal KFC. Restoran yang menjual ayam goreng tepung ini ternyata tak ada hubungannya sama sekali dengan jaringan KFC yang berada di bawah naungan Konglomerasi Yum! Brands asal Amerika Serikat.

Manajer Halal KFC Abbas Pazuki menyesalkan penutupan tersebut. Kendati mengakui merek dagangnya mirip KFC, tapi Pazuki berdalih restorannya adalah waralaba asal Turki.

"Polisi salah mengira. Penutupan ini adalah kesalahpahaman. Kami waralaba dari negara muslim dan kami menyasar konsumen muslim" ujarnya.

Perwakilan Kamar Dagang dan Industri Iran, Ali Fazeli, membenarkan 'Halal KFC' tidak ada hubungannya dengan KFC yang tenar berkat resep Kolonel Sanders. Tapi dia tidak bisa membela pemilik 'Halal KFC' karena penutupan itu adalah perintah langsung para Mullah.

"Menurut Ayatullah, kita tidak bisa memberi kesempatan merek dagang mirip produk Barat berkembang di Iran," kata Fazeli.

restoran kfc halal di iran

Seandainya tidak ditutup oleh pemerintah Iran, Halal KFC mungkin saja akan mengalami gugatan hukum. Yum! Brands mengirim keterangan tertulis menegaskan tidak pernah memberi lisensi waralaba kepada pengusaha asal Iran. Halal KFC baru beroperasi 36 jam di Teheran, tapi langsung ramai pembeli. Calon pembeli antre berjam-jam untuk menikmati ayam goreng tepung itu.

Masyarakat Iran lima tahun terakhir semakin menerima produk Barat. Cukup banyak waralaba asing berusaha membuka cabang di Teheran. Namun pemerintah Iran, terutama Dewan Ulama pimpinan Ayatullah Ali Khamenei memerintahkan setiap produk bikinan Barat, terutama asal Amerika Serikat, dibatasi peredarannya. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP