Iran tangkap 8 orang pembuat video musik 'cabul'
Merdeka.com - Pemerintah Iran kembali menangkap delapan orang yang diduga terlibat dalam pembuatan video musik 'cabul'. Dianggap cabul karena orang-orang yang di video tersebut tidak memakai hijab dan mempertontonkan auratnya.
"Delapan orang yang memproduksi video musik cabul yang klipnya disiarkan melalui saluran televisi yang terkenal anti-revolusioner, ditangkap di Teheran pekan lalu," kata Jaksa Penuntut Umum Teheran Abbas Jafarabadi, seperti dikutip dari Times of Israel, Minggu (29/5).
Para pembuat video musik ini dilaporkan bakal dihukum setelah kasusnya ditinjau oleh pengadilan khusus budaya dan media.
Puluhan saluran televisi berbahasa Persia yang disiarkan lewat satelit, semuanya berbasis di luar Iran. Pada saluran televisi tersebut, hanya beberapa yang menampilkan siaran berita, sementara sisanya adalah video musik, serial televisi atau film.
Meski dilarang di Iran, namun beberapa saluran hiburan tersebut sangat terkenal di kalangan masyarakat, terutama anak-anak muda.
Penangkapan yang terjadi pada pembuat video musik ini, hanya berselang beberapa hari dari ditangkapnya 30 siswa yang berpesta kelulusan di utara Iran. Para siswa ini mendapat hukuman masing-masing 99 cambukan.
Tak hanya itu, pada pertengahan Mei, sebanyak delapan model ditangkap karena dianggap mengunggah foto tak bermoral di media sosial.
Tindakan keras terhadap perbuatan 'immoralitas' meningkat di Iran. Padahal Presiden Hassan Rouhani mengatakan akan mengupayakan kebebasan sosial dan budaya yang lebih besar di negara tersebut.
Pada April lalu, kepala kepolisian Teheran mengumumkan perekrutan 7 ribu polisi berpakaian preman di ibu kota untuk melawan immoralitas. Para petugas nantinya bertanggung jawab untuk memantau kebisingan akibat pesta, pelecehan terhadap perempuan dan para perempuan yang tidak mengenakan jilbab di mobil.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya