Iran larang warganya umrah karena konflik Yaman
Merdeka.com - Juru bicara Kementerian Kebudayaan Iran Hussein Nushabadi mengatakan kepada wartawan, seluruh warga Negeri Mullah itu dilarang berangkat melaksanakan ibadah umrah ke Makkah, Arab Saudi, lantaran konflik Yaman.
Selama ini Iran dan Saudi berseteru dalam konflik Yaman. Iran mendukung pemberontak Houthi yang beraliran Syiah dan kini menguasai Ibu Kota Sanaa. Sedangkan Saudi mendukung pemerintah Yaman.
Surat kabar the Independent melaporkan, Senin (13/4), seruan larangan ini juga terjadi setelah dua pria Iran dilecehkan secara seksual ketika tiba di bandara Jeddah bulan lalu.
Nushabadi juga menyatakan hukuman mati akan diberlakukan bagi mereka yang melanggar.
Akibat kejadian dua pria Iran yang dilecehkan itu Presiden Hassan Rouhani memerintahkan penyelidikan dan Kementerian Luar Negeri Iran memanggil diplomat Saudi untuk meminta keterangan.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya