Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Irak Tangkap Teroris di Balik Pengeboman Pasar pada Malam Iduladha yang Diklaim ISIS

Irak Tangkap Teroris di Balik Pengeboman Pasar pada Malam Iduladha yang Diklaim ISIS Ledakan Bom Pada Hari Raya Iduladha di Iraq. ©2021 AFP/Ahmad Al-Rubaye

Merdeka.com - Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi mengumumkan pada Sabtu penangkapan ‘sel teroris’ yang berada di balik pengeboman pasar pada malam Iduladha yang menewaskan 35 orang dan diklaim oleh ISIS.

Serangan terburuk sejak Januari itu memicu ketakutan baru bangkitnya ISIS, yang kehilangan wilayah terakhirnya di Irak pada 2017 lalu. ISIS diyakini masih memiliki sel tidur di gurun terpencil dan kawasan pegunungan.

Pengeboman terjadi pada Senin lalu di pasar Al Wohelait, Kota Sadr, Baghdad.

“Kami telah menangkap semua anggota sel teroris pengecut yang merencanakan dan melakukan serangan tersebut,” jelas PM Kadhimi di Twitter, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (25/7).

“Dan mereka akan dihadirkan di hadapan hakim hari ini,” lanjutnya.

PM Kadhimi tidak menyebutkan secara spesifik berapa orang yang ditangkap, tapi seorang sumber di Kementerian Dalam Negeri mengatakan para tersangka ditunggu untuk menyampaikan ‘pengakuan’ di televisi, peristiwa biasa untuk kejahatan-kejahatan besar di Irak.

Irak mengumumkan kekalahan ISIS pada akhir 2017 setelah operasi sengit dan serangan menjadi relatif langka di Baghdad sampai Januari tahun ini ketika dua serangan bom bunuh diri yang diklaim ISIS menewaskan 32 orang di salah satu pasar lainnya.

Serangan bom bunuh diri pada malam Iduladha tersebut juga melukai sekitar 60 orang lainnya.

Dalam sebuah pesan yang diunggah di saluran Telegramnya, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, mengatakan seorang pejuangnya meledakkan bom rompinya di tengah kerumunan warga.

Presiden Irak, Barham Salih menyebut serangan bom itu “kejahatan keji” dan menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga korban.

“Mereka menargetkan warga sipil kita di Kota Sadr pada malam Iduladha,” jelasnya dalam sebuah pesan di Twitter.

“Mereka tidak mengizinkan orang-orang bergembira, bahkan walau hanya sesaat.”

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP