Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Investor AS tergiur bisnis hotel dan wisata di Indonesia

Investor AS tergiur bisnis hotel dan wisata di Indonesia Gili Trawangan. ©2015 Merdeka.com/Pandasurya W

Merdeka.com - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph Donovan menyebutkan banyak pengusaha AS ingin mengembangkan pariwisata Indonesia, seperti di bidang hotel dan ekonomi pariwisata.

"Banyak perusahaan dari AS yang tertarik untuk mengembangkan kerja samanya, di jasa hotel dan penciptaan bidang ekonomi pariwisata," tutur Donovan saat ditemui di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (10/4).

Menteri Pariwisata Arief Yahya, saat ditemui di kesempatan yang sama menjelaskan banyak wisatawan AS yang berkunjung di Indonesia. Dari angka tahun lalu, ada peningkatan turis dari AS ke Indonesia, dari sebelumnya 260 ribu menjadi 300 ribu.

Meski demikian, diharapkan adanya peningkatan lagi di tahun ini sebesar 25 persen. "(Turis) dari Amerika bagus sekali. Tahun lalu dari 260 ribu menjadi 300 ribu. Tahun ini kita expect akan tumbuh 25 persen menjadi 375 ribu. Kalau itu terjadi, Amerika akan mengalahkan Inggris," tuturnya.

Sementara itu, Arief mengungkapkan untuk destinasi, Bali masih menjadi tempat pariwisata favorit turis Negeri Paman Sam. Karenanya, untuk semakin meningkatkan jumlah wisatawan asing dari AS, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan maskapai Garuda Indonesia berencana untuk membuat penerbangan langsung ke AS, seperti yang pernah ada dulu.

"Dari Indonesia nanti ke Jepang, lalu ke Los Angeles. Sekarang, menurut info kita masih belum dapat izin transit saja di Jepang," jelasnya.

Dubes Donovan bertemu dengan Menpar Arief dengan agenda memperkenalkan diri dan membahas masalah kerja sama yang akan dan sudah dilakukan. Indonesia sendiri berharap AS mau membantu pariwisata dengan teknis pengolahan sampah. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP