Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Invasi Rusia Hancurkan Aset Ukraina Senilai Rp1.431 Triliun

Invasi Rusia Hancurkan Aset Ukraina Senilai Rp1.431 Triliun Serangan Rusia di Ukraina. ©Andrey Mozgovoy/via REUTERS

Merdeka.com - Invasi Rusia sejauh ini telah menghancurkan aset-aset Ukraina dengan nilai sekitar USD 100 miliar atau sekitar Rp 1.431 triliun. Aset tersebut berupa infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan bisnis. Hal ini sangat memukul perekonomian negara tersebut, kata seorang pejabat pemerintah Ukraina pada Kamis.

"Sekarang ini sekitar 50 persen bisnis kami tidak beroperasi, dan mereka yang masih beroperasi tidak beroperasi 100 persen," jelas Oleg Ustenko, kepala penasihat ekonomi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

"Situasi ini dalam hal pertumbuhan ekonomi, akan sangat terpukul, bahkan jika perang segera berhenti," lanjutnya dalam pidato virtual kepada Peterson Institute for International Economics, dikutip dari Al Arabiya, Jumat (11/3).

Ustenko kembali menyerukan pemerintah Eropa dan lainnya memutus akses Moskow untuk "blood money" dengan memboikot minyak dan gas alam Rusia.

"Eropa masih membeli ke monster ini untuk membunuh rakyat kami, orang-orang tak berdosa," ujarnya.

Sementara negara-negara Eropa bergantung pada energi Rusia untuk sumber pemanas, "Saya bisa memastikan Anda jauh, jauh, jauh lebih dingin di bawah tanah Ukraina di mana orang-orang bersembunyi."

Ustenko memuji langkah AS yang melarang impor minyak dan gas alam dari Rusia dan berharap Washington juga akan membantu menciptakan "dana pemulihan" untuk Ukraina.

Kiev juga bisa menggunakan sekitar USD 300 miliar sumber daya yang dibekukan di bank-bank Rusia yang merupakan hasil sanksi Barat ke negara tersebut, termasuk dana yang disita dari para oligarki yang bersekutu dengan Presiden Vladimir Putin.

"Kami harus membangun kembali perekonomian," ujar Ustenko.

Pada Rabu, IMF menyetujui bantuan pencairan cepat sebesar USD 1,4 miliar untuk Ukraina, dan Bank Dunia pekan ini mencairkan paket pembiayaan hampir USD 500 juta dari yang diperkirakan sebesar USD 3 miliar.

Selain itu, Kongres AS pada Rabu menyetujui bantuan untuk Ukraina sebesar USD 14 miliar.

Tapi Ustenko mengatakan, "apa yang paling kami butuhkan dari semuanya adalah lebih banyak senjata dan amunisi. Ini sangat penting."

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP