Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Interpol kantongi nama 5.800 orang asing ikut perang di Suriah

Interpol kantongi nama 5.800 orang asing ikut perang di Suriah Geng motor asal Belanda ikut lawan ISIS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Organisasi polisi Internasional atau Interpol mengklaim telah mengidentifikasi 5,800 orang asing, dari jumlah total sekitar 25,000, yang bergabung dengan bermacam kelompok militan di zona konflik Suriah dan Irak.

Data terbaru Interpol dituturkan langsung oleh Kepala Badan Polisi Dunia Juergen Stock. "Saat ini kami memegang catatan sekitar 5,800 tersangka pejuang teroris asing yang hasil kontribusi 50 negara," ujarnya saat berbicara dalam konferensi anti-teror di Sevilla sehari sebelum insiden berdarah di Paris terjadi, dikutip dari Channel News Asia, Kamis (19/11).

Stock mengatakan bila saat ini timnya sangat memerlukan beragam informasi dari antar negara-negara yang dapat memberi Interpol akses lebih.

"Informasi seperti darah bagi kepolisian, dan sangat dibutuhkan untuk diteruskan kepada kami Interpol," tegasnya.

Tak cuma masuk ISIS, warga asing ini sebagian ikut Front Jabhat al-Nusra, Pasukan Pembebas Suriah (FSA), maupun militan Kurdi. Kekacauan di Suriah dan utara Irak ini adalah konflik bersenjata melibatkan paling banyak warga lintas negara sejak Perang Dunia ke-2.

Diketahui, konferensi di Spanyol itu adalah pertemuan antar penegak hukum dan pasukan antiteror dari seluruh dunia yang diadakan selama tiga hari di Sevilla. Acara ini juga dialamatkan untuk melawan keberadaan ISIS dan kelompok ekstrem lainnya.

"Jadi kita bisa sebut bila kelompok ISIS telah mengirimkan dengan jelas seruan mereka dalam sinyal peperangan, maka dari itu kita butuh hal serupa dalam usaha bersatu untuk melindungi warga negara kita dan melawan ancaman mereka," pungkas Stock. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP