Intelijen Irak Tangkap Sosok Disebut-Sebut Pemimpin Baru ISIS Pengganti Baghdadi
Merdeka.com - Pasukan intelijen Irak kemarin menangkap Abdul Nassir Qirdash, sosok yang disebut-sebut pengganti pemimpin ISIS sebelumnya, Abu Bakar Al-Baghdadi, kata sejumlah kantor berita Irak.
"Hari ini teroris bernama Abdulnassir al-Qirdash, kandidat pengganti al-Baghdadi ditangkap. Penangkapan ini atas informasi intelijen," kata pernyataan Intelijen Nasional Irak, seperti dilansir laman Al Arabiya, Rabu (20/5).
Al-Qirdash dipandang sebagai kandidat pengganti al-Baghdadi yang tewas dalam penggerebekan pasukan Amerika Serikat di Idlib, Suriah, Oktober lalu.
Belum diketahui bagaimana dan di mana Qirdash ditangkap.
Sebuah foto yang diperoleh jurnalis setempat dan diunggah ke Internet memperlihatkan Qirdash digiring oleh dua personel keamanan Irak. Qirdash diketahui adalah seorang veteran yang sepak terjangnya sudah dikenal 'sejak zaman Abu Musab al-Zarqawi'.
Namun kabar dari kantor berita Irak itu menuai keraguan karena foto sosok yang ditangkap itu tidak sama dengan orang yang disebut sebagai pengganti Baghdadi sebelumnya.
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSetelah Baghdadi tewas dilaporkan Muhammad al-Maula yang punya nama alias Abdullah Qardash dan dijuluki 'Sang Profesor' disebut menjadi pengganti kepemimpinan ISIS.
Sumber mengatakan kepada kantor berita Irak: "Teroris (Qirdash) menjabat sebagai kepala komisi di bawah naungan ISIS dan dia bertugas di ISIS sebagai sosok pemimpin sejak zaman teroris Abu Musab al-Zarqawi hingga perang al-Baghouz yang dikomandoinya."
Namun belum jelas apakah benar Qardash mengambil alih kepemimpinan ISIS karena kelompok militan itu kini sudah terpecah-pecah.
Boleh jadi pria yang ditangkap intelijen Irak itu adalah pemimpin ISIS yang lain.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya