Insiden Sarinah hanya berjarak 100 meter dari kantor PBB regional
Merdeka.com - Serangkaian ledakan yang terjadi di dekat gerai kopi Starbucks dan pusat perbelanjaan Sarinah di Jakarta siang tadi, dilihat langsung oleh Perwakilan Regional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Indonesia, Jeremy Douglas.
Melalui akun Twitter resminya @jdouglasSEA, dia mengaku baru saja turun dari mobil ketika ledakan terjadi di pos polisi perempatan Sarinah.
"Saya tidak pernah mengalami seperti ini selama 3,5 tahun bekerja di Pakistan," kata Douglas.
Dia pun melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana tembak menembak terjadi antara polisi dan beberapa pelaku teror. "Insiden ini hanya berjarak 100 meter dari kantor kami," imbuh Douglas.
Karenanya PBB mengimbau seluruh stafnya yang ada di Jakarta untuk tetap tenang dan waspada. Kantor PBB ini baru beroperasi menjelang akhir 2015.
"Kami meminta seluruh personel PBB untuk tidak keluar dari Gedung Menara Thamrin dan kami akan terus mengecek keadaan seluruh personel kami," ucap pernyataan PBB yang diterima merdeka.com, Kamis (14/1).
PBB mengatakan masih terus bekerja sama dengan otoritas keamanan Indonesia untuk mencari motif peledakan. Mereka juga berjanji akan terus mengirimkan informasi teraktual mengenai situasi di Jakarta.
Ibu Kota Jakarta tengah dirundung ketakutan. Kondisi mencekam terjadi di Sarinah, Thamrin, Jakarta. Hingga saat ini keadaan masih terus dalam pengawasan. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya