Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini warisan Presiden Barack Obama kepada dunia

Ini warisan Presiden Barack Obama kepada dunia Barack Obama. buzzbox.com

Merdeka.com - Masa jabatan Presiden Barack Obama akan berakhir dalam sepekan lagi. Posisinya segera digantikan oleh Presiden terpilih Donald Trump, yang sedianya nakal dilantik pada 20 Januari mendatang.

Saat maju sebagai calon Presiden dari Partai Demokrat, Obama menyuarakan perubahan. Berkat itu pula, dia berhasil melaju ke Gedung Putih, menggantikan George Bush Junior, yang memasuki masa akhir jabatannya.

Di awal pemerintahannya, Obama dianugerahi medali Nobel Perdamaian, berkat 'upaya luar biasa untuk menguatkan diplomasi internasional dan kerja sama antar manusia. Padahal, saat itu dia belum satu tahun menjabat, dan belum memberikan diplomasi positif selama itu.

Tujuh tahun setelahnya, Obama justru menjatuhkan puluhan ribu bom di banyak negara. 26.171 bom dijatuhkan di sepanjang tahun 2016, dan lebih dari 3.027 bom setahun sebelumnya.

Ron Paul Liberty, mantan anggota Kongres dari Texas, mengutip analisa Departemen Pertahanan atas data dari Badan Hubungan Luar Negeri, sebuah lembaga think tank non-partisan, mayoritas bom yang dijatuhkan Obama pada 2016 berada di Suriah dan Irak.

Sementara, Afghanistan, di mana Obama telah menarik seluruh tentara AS sebelum akhir masa jabatannya, juga telah dibom, sebanyak 1.300 kali, bertambah 40 persen dari 2015.

79 Persen bom yang dijatuhkan bersama koalisi di daerah kekuasaan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah dan Irak, jumlahnya mencapai 24.287. Jumlah ini sejalan dengan analisa CFR, di mana jumlahnya lebih sedikit dari bom, namun satu serangan udara bisa melibatkan banyak bom dalam sekali serbuan.

Obama memiliki otoritas untuk menggerakkan tentara AS di Afghanistan, di mana dia berjanji untuk menghentikan perang di sana selama kampanyenya, di mana AS menjatuhkan 1.337 bom pada 2016. Sementara, pada 2015 hanya 947 bom yang dijatuhkan.

Sampai saat ini, masih ada 8.400 prajurit yang tersisa, lebih dari harapan Obama untuk menepati janjinya.

AS juga menjatuhkan lebih banyak bom di Libya pada 2016, meningkat jika dibandingkan tahun 2015. Sedikitnya 500 bom di negara Afrika Utara itu dilakukan di kawasan yang tidak ada laga dikuasai pemerintah, sejak jatuhnya Muammar Gaddafi pada 2011.

bom yang dijatuhkan as

Bom yang dijatuhkan AS ©2017 ronpaullibertyreport.com (mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP