Ini identitas pelaku penembak mati lima polisi saat protes di Dallas
Merdeka.com - Pelaku penembakan yang membunuh lima polisi saat protes kerusuhan di Dallas, Amerika Serikat akhirnya terungkap. Tim investigasi mengidentfikasi pelaku tewas dalam baku tembak dengan polisi ini adalah seorang veteran militer yang pernah terjun di Afghanistan, Micah Xavier Johnson. Pelaku yang tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya ini turun di Afghanistan sebagai pekerja bangunan di pangkalan militer pada November 2013 hingga Juli 2014.
Diberitakan CNN, Sabtu (9/7), polisi mencari keberadaan rumah Johnson pada Jumat siang dan menemukan sejumlah bahan peledak, rompi balistik, senapan rifle, amunisi dan sebuah jurnal taktik penyerangan. "Tim investigasi tengah menganalisis informasi di dalam jurnal," kata pernyataan polisi.
Johnson adalah seorang pelaku penembak tunggal dalam insiden ini, hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Wali Kota Dallas, Mike Rawlings kemarin.
"Penembak kawakan itu menuliskan bagaimana caranya menembak dan bergerak, itu yang dia lakukan. Sejak kita mulai untuk menentukan koordinatnya, kita menyadari bahwa dia melakukan hal itu dari satu gedung bertingkat," kata Rawlings.
Jumat kemarin tiga orang diduga pelaku telah diinterogasi dan dibebaskan. Awalnya pihak berwajib menemukan kesulitan terkait siapa pelaku utama, lantaran ada 20 orang di kerumunan demonstran yang mengenakan rompi anti peluru dan membawa senapan rifles saat insiden terjadi.
Diketahui protes kerusuhan di Dallas ini dipicu oleh seorang kulit hitam bernama Philando Castile ditembak di Minnesota dan Alton Sterling di Louisiana. Mereka tewas dalam dua hari beruntun dalam sepekan di tangan polisi.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya