Ini foto wefie paling greget bareng pembajak pesawat EgyptAir
Merdeka.com - Tren swafoto maupun foto berdua (wefie) semakin tidak mengenal tempat dan waktu. Maka jangan heran bila Ben Innes (26), warga Inggris yang menjadi salah satu korban pembajakan pesawat EgyptAir, justru mengajak sang pelaku berfoto bersama.
Lelaki asal Leeds, Inggris ini mengaku awalnya tetap takut saat mendengar pesawat dibajak. Dia bersama 54 penumpang lain seharusnya terbang dari Kota Alexandria menuju Ibu Kota Kairo, Mesir. Namun EgyptAir itu justru terbang ke Siprus atas paksaan Seif Eldin Mustafa, yang mengaku membawa sabuk bom.
Ketika pesawat sudah mendarat di bandara Lacarna, Siprus, Innes merasa situasi mulai terkendali. Sebagian penumpang dibebaskan oleh pelaku. Saat itulah pikiran iseng mengajak Mustafa berfoto bersama muncul.
"Saya tidak tahu mengapa hal tersebut saya lakukan, saya hanya berusaha untuk ceria ditengah kesulitan. Saya juga merrasa bom itu palsu, jadi saya mengambil kesempatan untuk lebih dekat dengannya (pelaku)," seperti diberitakan Mirror.co.uk, Rabu (30/3).
Pria pembajak EgyptAir digelandang polisi (c) REUTERS/Yiannis Kourtoglou
Innes meminta pramugari untuk menjelaskan pada Mustafa keinginannya berfoto bersama dalam bahasa Arab. Ternyata pria yang membajak pesawat demi bertemu mantan istrinya di Siprus itu setuju.
"Dia mengangkat bahu dan mengucapkan OK, jadi saya pikir ya mengapa tidak," lanjutnya.
Setelah beberapa jam, drama pembajakan berakhir tanpa insiden. Mustafa menyerahkan diri dan segera dibekuk. Polisi Antiteror Siprus, stelah menyisir seisi pesawat serta memeriksa tersangka, memastikan tak ada bahan peledak. Sabuk bom yang dikenakan Mustafa ternyata palsu. Bom jejadian itu sekadar wadah ponsel iPhone yang dililit dengan kabel.
Mustafa, pria 58 tahun, telah selesai menjalani pemeriksaan awal. Dia akan ditahan sampai delapan hari ke depan sampai muncul agenda persidangan perdana.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya