Ingin bunuh Obama, pria Amerika ini dibui 25 tahun
Merdeka.com - Seorang pria yang melepaskan tembakan ke arah Gedung Putih dengan senapan serbu setelah memberitahu teman-temannya bahwa dia sedang melaksanakan sebuah misi dari Tuhan untuk membunuh Presiden Barack Obama, kemarin telah dijatuhi hukuman penjara selama 25 tahun.
Oscar Ramiro Ortega-Hernandez mengemudikan mobilnya sejauh lebih dari 3.200 kilometer menuju Ibu Kota Washington D.C dari rumahnya di Negara Bagian Idaho untuk melaksanakan serangan itu pada 11 November 2011 lalu, seperti dilansir situs Asia One, Selasa (1/4).
Jaksa mengatakan pelaku melepaskan setidaknya delapan tembakan ke arah Gedung Putih, setelah memberitahu teman-temannya dia sedang melaksanakan misi dari Tuhan untuk membunuh Obama.
Obama dan keluarganya dikabarkan tidak berada di Gedung Putih saat kejadian, dan tidak ada orang yang terluka dalam insiden itu.
Ortega-Hernandez, 23 tahun, divonis bersalah pada September tahun lalu atas dakwaan terorisme dan kepemilikan senjata.
Selain divonis penjara, Ortega-Hernadez juga diperintahkan untuk membayar ganti rugi sebesar 94 ribu dolar Amerika atau setara dengan Rp 1,06 miliar. Dia juga diwajibkan melakukan wajib lapor selama lima tahun. setelah bebas dari penjara.
"Pria ini mengendarai mobil lintas negara untuk melakukan serangan menggunakan senapan terhadap Gedung Putih," kata Jaksa Amerika Ronald Machen dalam pernyataannya.
"Dia dimotivasi oleh kebenciannya terhadap presiden dan keinginannya untuk melakukan sebuah revolusi terhadap pemerintah federal," ujar dia.
"Vonis penjara selama 25 tahun ini menunjukkan bahwa siapapun yang datang ke ibu kota untuk melakukan aksi kekerasan harus mempertimbangkan hidupnya selama beberapa dekade di balik jeruji besi," lanjut dia.
Ortega-Hernandez ditangkap di wilayah Indiana, Negara Bagian Pennsylvania tidak sampai satu pekan setelah aksi serangannya itu terhadap Gedung Putih.
Menurut catatan Departemen Kehakiman Amerika, Ortega-Hernandez kerap membuat pernyataan pernyataan antipemerintah sejak 2010. Dia pernah menyebut Obama sebagai 'iblis' kemudian juga sebagai 'anti-Kristus', sementara menyebut dirinya sebagai 'prajurit Tuhan berhati dingin'. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya