Inggris segera blokir situs porno
Merdeka.com - Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan pada Agustus mendatang Inggris akan memblokir situs porno di Internet, baik di rumah-rumah pribadi maupun di tempat publik.
Sejumlah perusahaan penyedia layanan Internet yang mempunyai pelanggan hingga hampir 90 persen rumah tangga di Inggris telah setuju menerapkan aturan penyaringan situs yang akan memblok situs porno.
"Ini semata untuk melindungi anak-anak kita," kata Cameron, seperti dilansir situs Huffington Post, Rabu (24/7).
Kabar baik bagi penyuka porno, program penyaring situs itu bersifat pilihan. Jika pengguna tidak mengaktifkannya maka situs porno masih bisa diakses.
Cameron yang menjadi perdana menteri pada 2010 dari Partai Konservatif tidak hanya akan memblokir situs porno saja. Dia juga mengatakan akan memblokir kata-kata kunci untuk pencarian situs porno.
Cameron telah menyerukan Google, Bing, dan Yahoo untuk menjalankan tugas moral mereka guna mencegah meluasnya situs porno kepada anak-anak. Dia menyebut alasan kebebasan berpendapat tidak bisa diterima.
Dalam surat elektronik kepada Huffington Post, seorang juru bicara Google mendukung langkah itu.
"Kami sama sekali tidak memberi toleransi kepada perbuatan penganiayaan seksual terhadap anak-anak. Kami punya metode dan sistem sendiri serta bekerja sama dengan ahli perlindungan anak-anak untuk menjalankan misi itu."
Juru bicara itu juga mengatakan pihaknya masih mengadakan pembicaraan lebih lanjut dengan pemerintah Inggris untuk menjalankan langkah ini. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya