Indonesia dipuji soal kebijakan kontra terorisme oleh Uni Eropa
Merdeka.com - Indonesia dipuji atas kebijakan yang dikeluarkan dalam bidang kontra terorisme dalam pertemuan tingkat menteri ASEAN-Uni Eropa di Bangkok, Thailand. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia yang diwakili Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, memimpin pembahasan mengenai agenda kerja sama menghadapi tantangan keamanan global, di dalamnya mengenai kontra-terorisme.
"Kerja sama kemitraan ASEAN-Uni Eropa penting untuk diperkuat, utamanya dalam upaya memerangi aksi terorisme dan ekstremisme melalui kerja sama konkret kedua belah pihak," ujar Retno, seperti dikutip dari situs remis kemlu.go.id, Jumat (14/10).
Dalam hal memberantas terorisme, Retno menyebutkan Indonesia menekankan tiga hal pokok.
"Penguatan kerja sama kontra-terorisme, penguatan kemampuan unit anti-teror dan counter cyber terrorism, dan pengarusutamaan pendekatan soft power melalui pendidikan, peningkatan peran perempuan, civil society, serta organisasi kemasyarakatan dan agama," sambungnya.
Sejumlah negara anggota Uni Eropa, terutama terkait penggunaan pendekatan soft power yang menekankan nilai-nilai toleransi dan moderasi di masyarakat. Ke depannya, ujar Menlu Retno, diharapkan adanya peningkatan kerja sama dalam penyebaran nilai-nilai tersebut, baik melalui kerja sama bilateral maupun regional.
Dalam rapat dengan para menteri ASEAN dan Uni Eropa ini, selain masalah kontra terorisme, Indonesia juga menegaskan pentingnya peningkatan kerja sama maritim, khususnya penanggulangan IUU Fishing, sebagai salah satu isu strategis bersama.
Indonesia menggarisbawahi perlunya IUU Fishing dimasukkan sebagai isu kejahatan transnasional mengingatkan adanya kaitan antara IUU Fishing dengan kegiatan penyelundupan manusia, perdagangan obat terlarang, hingga senjata. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya