Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

India terancam kehabisan air bersih pada 2020

India terancam kehabisan air bersih pada 2020 Krisis air di India. AP

Merdeka.com - India mengalami krisis air, sebanyak 200 ribu orang meninggal setiap tahun karena sulit mengakses air bersih. Sebuah laporan komprehensif yang diterbitkan oleh NITI Aayog, menunjukkan krisis akan terus memburuk sampai 2030 menyebabkan hilangnya enam persen pada pendapatan nasional negara itu.

"India menderita krisis air terburuk dalam sejarahnya dan jutaan jiwa dan mata pencaharian terancam. Saat ini, 600 juta orang India menghadapi kekurangan air yang tinggi hingga ekstrem, dan sekitar 200 ribu orang meninggal setiap tahun karena akses yang tidak memadai ke air bersih," ujar laporan tersebut, yang dilansir dari laman Sputnik, Minggu (17/6).

NITI Aayog telah mengembangkan Indeks Manajemen Air Komposit (CWMI) untuk memungkinkan manajemen air yang efektif di negara-negara India dalam menghadapi krisis.

Composite Water Management Index (CWMI) adalah yang pertama dari jenisnya, komprehensif scorecard untuk mengidentifikasi, menargetkan, dan memecahkan masalah di sektor air di seluruh negeri.

Menurut laporan itu, situasinya lebih buruk di bagian utara India, dengan 21 kota besar diperkirakan akan kehabisan air tanah paling cepat pada 2020, yang mempengaruhi sekitar 100 juta orang.

Laporan itu juga menyoroti masalah serius di pedesaan India. Saat ini, hanya setengah dari penduduk pedesaan yang memiliki akses ke air yang dikelola dengan aman, jauh di bawah Tiongkok dan Bangladesh.

Masalah air bersih juga berdampak bagi wabah penyakit di negara berkembang.

Sementara akses air di perkotaan cukup tinggi secara rata-rata, kesenjangan yang signifikan terjadi di seluruh negeri, dan pengolahan air limbah tetap terjebak dengan rata-rata nasional sekitar 33 persen.

(mdk/frh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP