Ilmuwan temukan pecahan meteor Rusia dekat danau
Merdeka.com - Ilmuwan mengatakan kemarin mereka telah menemukan pecahan meteor yang jatuh tiga hari lalu di Kota Chelyabinsk, Rusia.
Situs asiaone.com melaporkan, Senin (18/2), para ilmuwan menemukan pecahan meteor itu di dekat Danau Chebarkul, di luar Kota Chelyabinsk.
Sejumlah ilmuwan anggota Akademi Sains Rusia telah mengadakan uji coba secara kimia terhadap pecahan batu di sekitar danau itu dan menyatakan pecahan batu itu berasal dari luar angkasa.
"Kami memastikan pecahan yang berhasil ditemukan oleh tim ekspedisi di dekat Danau Chebarkul itu adalah bagian dari meteorit," kata anggota Akademi Sains Rusia Viktor Grokhovsky, kemarin. Dia juga mengatakan meteorit itu mengandung sepuluh persen unsur besi.
"Batu luar angkasa itu kemungkinan akan dinamakan Meteorit Chebarkul," kata Grokhovsky.
Meteor sebesar bus yang jatuh tiga hari lalu dengan kekuatan 30 kali bom atom itu meluncur dengan kecepatan kilometer per detik. Akibatnya lebih dari 1200 warga terluka. Kebanyakan warga terluka akibat pecahan kaca bangunan.
Sejumlah warga Kota Chelyabinsk dan Chebarkul, sekitar 1.500 kilometer sebelah timur Ibu Kota Moskow, kemarin melihat orang-orang mulai berdatangan ingin mencari pecahan meteor itu di lokasi tempat jatuhnya di sekitar danau es.
Di situs Avito.ru sejumlah kolektor bahkan berani menawar batu luar angkasa itu hingga seharga Rp 150 juta. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya