Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ilmuwan AS: Tiga Dosis Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan Optimal

Ilmuwan AS: Tiga Dosis Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan Optimal anthony fauci. ©REUTERS/Tom Brenner

Merdeka.com - Tiga dosis vaksin Covid-19 merupakan "perlindungan optimal" tapi dua dosis vaksin Pfizer/BioNTech atau Moderna atau satu dosis vaksin Johnson & Johnson tetap menjadi definisi resmi vaksinasi penuh atau lengkap menurut pemerintah AS. Hal ini disampaikan ahli penyakit menular AS, Dr Anthony Fauci pada Minggu.

Fauci mengatakan, pejabat kesehatan akan terus mengevaluasi penetapan resmi tersebut.

"Ya, saya tentu berpikir, George, itu perlindungan yang optimal," jelas Fauci menanggapi pertanyaan apakah tiga dosis vaksin bisa menjadi standar perawatan baru, dalam "This Week With George Stephanopoulos" ABC.

“Maksud saya, untuk persyaratan resmi, masih dua suntikan mRNA (Pfizer/BioNTech atau Moderna) dan satu suntikan J&J untuk penetapan resmi apa yang diperlukan atau tidak. Tapi menurut saya, jika Anda melihat datanya, semakin jelas jika ingin terlindungi secara optimal harus benar-benar mendapatkan booster,” tambah direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dan Kepala Penasihat Medis Presiden Joe Biden ini, dikutip dari Reuters, Senin (13/12).

Fauci menambahkan, perlu waktu berbulan-bulan apakah dosis booster atau penguat tahunan diperlukan.

Dia juga berharap dari sudut pandang imunologi bahwa satu dosis booster akan cukup untuk memberikan perlindungan lebih dari enam bulan yang diberikan oleh vaksin sebelumnya.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP