Ibadah terakhir sebelum tersingkir
Merdeka.com - Dengan lirih dan terbata Paus Benediktus XVI memulai misa terakhir dia pagi kemarin di hadapan sekitar 150 ribu umat Katolik memadati Lapangan Basilika Santo Petrus, Vatikan. Semua khidmat mendengarkan, sebentar tertunduk, dan beberapa malah menitikkan air mata.
Paus asal Jerman berusia 85 tahun itu memulai misa dengan menyampaikan ucapan terima kasih pada semua pihak telah membantunya selama dia bertugas memimpin Takhta Suci. Sebelumnya dia menggunakan kendaraan khusus memutari Lapangan Basilika untuk menyapa mereka yang berdesakan di tempat itu. Paus juga menyalami dan mencium enam bocah undangan khusus diatur oleh sekretarisnya, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail (27/2).
Satu-satu ingatan akan Paus bernama asli Joseph Aloisius Ratzinger macam pemutar video. Dia tak mungkin terlupakan dalam sejarah lantaran menjadi pemimpin Vatikan pertama di abad 21 yang mengundurkan diri.
Ratzinger menorehkan beberapa peristiwa lantaran di masa kepemimpinannya terkuak satu demi satu kebobrokan Vatikan. Benediktus XVI boleh berterima kasih pada pengawal setianya Paolo Gabriel lantaran lewat tangan dia banyak hal sengaja ditutupi darinya termasuk soal seorang punya kekuasaan besar memanipulasi Takhta Suci namun Gabriel tidak menyebutkan nama.
Gabriel menambahkan Paus memang sengaja dikucilkan dari kekuasaannya. Di masa dia pula terbongkar korupsi, kronisme, serta suap telah membudaya di negara kecil itu. Belum lagi skandal seksual dilakukan banyak pastor di gereja Katolik sejagat. Ini tamparan keras untuk Vatikan dan semakin santer selentingan Benediktus XVI mengundurkan diri sebab ini semua.
Paus memang sudah terlepas dari semua beban itu. Dia dengan sukarela lengser sendiri dan mengaku tanpa paksaan sebab dia merasa ada masalah pada kesehatannya.
Misa terakhirnya menjadi bukti umat Katolik merasakan karisma Benediktus XVI. Mereka rela berdesakan namun khidmat mengikuti Misa terakhir dipimpin oleh dia. Paus kembali menegaskan kemundurannya demi kebaikan gereja. Dia berjanji akan terus memantau Vatikan sekaligus rutin mendoakan pemimpin baru terpilih nantinya. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya