Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hillary Clinton sukses raup dukungan minimal jadi capres Demokrat

Hillary Clinton sukses raup dukungan minimal jadi capres Demokrat Kampanye Hillary Clinton. ©Reuters/mike segar

Merdeka.com - Bakal calon presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton, akhirnya memenuhi jumlah perolehan suara delegasi untuk maju sebagai Capres Partai Demokrat. Mantan Menteri Luar Negeri AS itu meraup 2.383 suara delegasi seusai menang di pemilihan awal Puerto Rico. Jumlah itu melebihi batas minimal yang ditetapkan partai.

Istri mantan Presiden Bill Clinton itu sekaligus memperoleh lonjakan dukungan delegasi super di menit-menit akhir, lapor Kantor Berita Associated Press (AP), Selasa (7/6).

Dengan kemenangan ini, Hillary menorehkan sejarah sebagai calon presiden wanita pertama di Amerika Serikat dari Partai Demokrat. Dia juga hampir pasti menghadapi Donald Trump yang dua pekan lalu memenangkan mayoritas delegasi Partai Republik.

"Menurut pemberitaan kita berada dalam sejarah, sejarah yang bahkan belum pernah terjadi sebelumnya," kata Hillary dalam pidato kampanye di Long Beach, California, seperti diberitakan Channel News Asia, Selasa (7/6).

"Namun begitu kita masih harus terus kerja keras, kita masih punya enam pemilihan lagi besok dan kita terus berjuang keras dalam setiap pemilihannya, terutama di sini di California," imbuh Hillary.

Keberhasilan Hillary mengumpulkan delegasi partai mengecewakan kubu sang rival - Bernie Sanders - yang banyak didukung anak muda.

Senator Sanders berjanji tidak akan menyerah. Politikus gaek ini meyakini ada salah hitung dukungan delegasi super sebelum Konvensi Demokratik Nasional digelar Juli mendatang.

"Tugas kami dari sekarang hingga konvensi adalah untuk meyakinkan mereka (super delegasi) bila Barnie adalah kandidat terkuat untuk melawan Donald Trump," tegas pernyataan tim kampanye Sanders.

Pemilu Amerika Serikat cukup unik, karena yang memilih calon presiden sebetulnya bukan langsung dari suara masyarakat atau anggota partai (popular vote), melainkan dari konstituen diwakilkan pada utusan partai (delegasi). Sistem ini membuat pendukung Sanders berang, karena mereka cenderung unggul dalam popular vote.

Dalam hierarki Partai Demokrat, yang dikategorikan delegasi super yang bisa mempengaruhi pemilihan presiden adalah para petinggi partai, senator terpilih, anggota kongres, para gubernur, serta Presiden AS Barack Obama.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP