Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hasil balas dendam Raja Yordania, 20 persen kekuatan ISIS hilang

Hasil balas dendam Raja Yordania, 20 persen kekuatan ISIS hilang Jet tempur Yordania gempur ISIS. ©AFP PHOTO/JORDANIAN TV

Merdeka.com - Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) mengalami kerugian besar sepekan terakhir, akibat gudang senjatanya dibombardir oleh jet tempur Yordania. Operasi militer yang dipimpin langsung Raja Abdullah II itu menghancurkan kurang lebih 20 persen kekuatan militer pejuang khilafah.

"Kami tidak akan berhenti. Kami yakin bisa menghapus (ISIS) dari muka bumi," kata Pemimpin AU Yordania Marsekal Mansyur Al Jabur seperti dilansir Al Arabiya, Senin (9/2).

Yordania adalah pelaksana utama serangan bersama terhadap ISIS sejak September 2014. Selain kerajaan yang masih memiliki garis keturunan dari Nabi Muhammad itu, pasukan gabungan ini terdiri atas Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Hitungan intelijen, lebih dari 7.000 miltan ISIS tewas akibat serbuan militer dari banyak negara.

Namun Yordania marah besar ketika pilot mereka, Muath Al-Kassesbeh, ditahan ISIS sejak akhir tahun lalu dibakar hidup-hidup. Insiden itu yang memicu kemarahan Raja Abdullah.

"Selama tiga hari operasi militer, kami berhasil menggelar 56 pemboman logistik, tempat persembunyian, dan gudan senjata ISIS di utara dan Timur Laut Suriah," kata Mansyur.

Yordania mengakui ada kemungkinan warga sipil menjadi korban. Tapi Mansyur mengklaim pilot tempur mereka melakukan serangan dengan efisien.

Sebelumnya dikabarkan warga AS bernama Kayla Muller tewas akibat serangan rudal Yordania. Kayla berada di Suriah sebagai relawan kemanusiaan, tapi sejak tahun lalu dia ditahan oleh ISIS.

Namun Kerajaan Yordania meragukan informasi tersebut, karena yang menyebarkan adalah juru propaganda ISIS.

"Kami mendengar bahwa tahanan asing ISIS ikut tewas akibat serangan udara ini. Tapi sejauh ini tidak ada bukti yang bisa diperlihatkan mereka mengenai kematian tahanan akibat serangan Yordania," kata Juru Bicara Yordania, Muhammad al-Momani.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP