Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harta ISIS untuk operasional susut tinggal Rp 708 miliar

Harta ISIS untuk operasional susut tinggal Rp 708 miliar Suasana pelatihan militan ISIS di Kota Mosul, Irak. ©2015 Merdeka.com/Aljazeera

Merdeka.com - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) dilaporkan mulai kehilangan banyak aset sumur minyak dan uang kas. Data yang diperoleh Lembaga konsultan keamanan IHS menyatakan harta Daulah Islamiyah kini tersisa USD 54 juta (setara Rp 708 miliar).

Padahal, tahun lalu aset bersih organisasi teroris berideologi khilafah ini mencapai USD 80 juta (setara Rp 1 triliun). Surat kabar the Independent melaporkan, Selasa (19/4) penyusutan aset yang bisa menopang operasional ISIS tersebut dipicu serangan konstan negara-negara sekutu ke sumur minyak yang dikuasai militan. ISIS hanya bisa menjual 21 ribu barel minyak jarahan per hari.

Minyak selama ini menjadi sumber pemasukan militan khilafah, mencapai 40 persen pemasukan. Dana penjualan minyak jarahan bisa menggaji para militan serta menyediakan senjata serta mobil operasional. IHS memperkirakan masalah militan bertambah karena harga minyak dunia, termasuk di pasar gelap, turut anjlok enam bulan terakhir.

Selain minyak, ISIS selama ini mencari pemasukan dari penyitaan aset warga nonmuslim serta mematok pajak tinggi bagi warga.

militer irak serang isis

Militer Irak serang ISIS (c) AFP PHOTO/AHMAD AL-RUBAYE

Kabar buruk bertambah bagi ISIS, karena pemerintah Amerika Serikat sudah memastikan mengirim tambahan 200 prajurit senior ke perbatasan Irak. Tentara AS itu bertugas melatih prajurit Irak untuk lebih taktis menggempur kota-kota yang dikuasai ISIS, terutama Mosul. Kini Mosul adalah Ibu Kota de-facto Daulah islamiyah, serta lokasi pemerintahan Khalifah Abu Bakar al-Baghdadi.

Pengiriman pasukan darat itu diumumkan oleh Presiden Barack Obama. "Kita melihat pasukan Irak memiliki semangat kuat merebut kembali kota-kota mereka. AS harus hadir memberi dukungan," kata presiden As dalam pidato di Ibu Kota Washington D.C tadi malam waktu setempat.

AS menyatakan pengiriman juru taktik senior ini bisa mempercepat perebutan kota-kota penting di Irak, lalu dilanjutkan ke Suriah. Selain pasukan darat, Negeri Paman Sam akan meminjamkan satu skuadron helikopter Apache kepada tentara Irak buat menggempur kota-kota ISIS.

"Kita berharap langkah militer terbaru dapat berujung pada jatuhnya Mosul akhir 2016," kata Obama.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP