Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga BBM naik pertama kali dalam 20 tahun, Venezuela terancam rusuh

Harga BBM naik pertama kali dalam 20 tahun, Venezuela terancam rusuh Bentrok panas di Venezuela. ©REUTERS/Tomas Bravo

Merdeka.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan penaikkan harga bahan bakar untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir. Tak tanggung-tanggung harga BBM langsung melonjak lebih dari 50 persen, yaitu dari harga USD 0,01 (tak sampai Rp 200) menjadi USD 0,60 (setara Rp 8 ribu) per liter. Kenaikannya mencapai 6 ribu persen.

Maduro berdalih penaikkan harga ini sebagai upaya menyelamatkan perekonomian Venezuela dari krisis dan juga untuk mendevaluasi mata uang bolivar.

"Ini merupakan tindakan yang diperlukan untuk menyelamatkan keuangan negara kita," ujar Maduro, seperti dilansir dari AFP, Kamis (18/2).

Maduro mengatakan hal tersebut saat dia melihat pergerakan protes mulai mencuat di negaranya. Pengamat politik Venezuela menyatakan kenaikan harga BBM ini justru berpeluang memicu kerusuhan lebih parah di negara Amerika Latin tersebut.

Selama setahun terakhir tingkat inflasi sudah terlalu tinggi, sehingga harga kebutuhan pokok tak terbeli rakyat kebanyakan. Sejarah membuktikan, Venezuela pernah mengalami kerusuhan massal yang menewaskan ratusan orang pada 1989 karena pemerintah menaikkan harga BBM.

Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, namun sayangnya penurunan harga minyak dunia terus berlangsung sejak pertengahan 2014. Akibatnya, pendapatan negara sosialis ini menurun drastis.

Selain menaikkan harga bbm, Maduro juga mngatakan pemerintah bakal menyederhanakan nilai tukar negara tersebut. Nilai tukar untuk membeli bahan makanan dan obat tetap lebih murah dibanding dollar untuk kebutuhan lain.

"Kita akan melihat berapa banyak dolar bisa berubah dengan tarif baru," kata ekonom Miguel Angel Santos. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP