Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hampir Semua Anak di UEA Miliki Antibodi Covid Setelah Disuntik Vaksin Sinopharm

Hampir Semua Anak di UEA Miliki Antibodi Covid Setelah Disuntik Vaksin Sinopharm Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2021 REUTERS/Dado Ruvic/File Photo

Merdeka.com - Uji coba vaksin Covid-19 pada anak-anak dan remaja di Uni Emirat Arab (UEA) menunjukkan hampir semua anak yang menerima dua dosis vaksin Covid Sinopharm buatan China memiliki antibodi yang bisa melawan virus mematikan tersebut. Hal ini disampaikan pejabat kesehatan.

Badan Penanggulangan Krisis dan Kedaruratan Nasional UEA (NCEMA) mengumumkan hasil uji coba terhadap 900 anak dalam konferensi pers pada Selasa. Beberapa anggota keluarga penguasa UEA berpartisipasi dalam uji coba tersebut.

Dilansir Al Arabiya, Rabu (11/8), penelitian menemukan, 96,6 persen anak-anak yang divaksinasi menggunakan Sinopharm memiliki tingkat antibodi yang baik, sementara hanya sedikit remaja yang menerima dosis vaksin tersebut yang mengalami efek samping setelah disuntik.

Gejala yang dialami anak-anak ini mirip dengan yang dialami anak-anak saat menerima vaksin polio.

Di antara semua anak-anak yang divaksinasi, 29,7 persen mengalami nyeri di tempat suntikan, dan delapan persen mengalami sakit kepala, 3,7 persen mengalami deman atau suhu tubuh tinggi.

Berdasarkan uji coba tersebut, secara normal gejala dan efek samping ini cepat menghilang.

“Keamanan vaksin dipastikan tinggi untuk anak-anak antara tiga sampai 17 tahun, karena tidak ada kasus positif pada anak-anak yang telah menerima vaksin,” jelas NCEMA.

Badan itu juga mengumumkan pada Selasa, aplikasi penelusuran kontak utama UEA, Al Hosn, telah diubah dengan fitur-fitur baru, termasuk menunjukkan bukti jika seseorang telah divaksinasi dan melakukan tes PCR baru. Turis dan warga baru yang telah divaksinasi di luar negeri bisa mengunggah sertifikat vaksin mereka mulai 15 Agustus.

NCEMA juga mengumumkan UEA mencatat 1.334 kasus Covid baru, 1.396 angka kesembuhan, dan empat kematian karena Covid dalam 24 jam terakhir. Total kasus infeksi Covid-19 di UEA saat ini mencapai 695.619 dan 1.982 orang meninggal karena Covid-19 sejak awal pandemi.

Lebih dari 80 persen dari sekitar 10 juta populasi UEA telah menerima sedikitnya satu dosis vaksin virus corona, sementara 72 persen yang telah divaksinasi penuh.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP