Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hampir 90.000 WNI Bekerja di Luar Negeri Sudah Pulang ke Tanah Air

Hampir 90.000 WNI Bekerja di Luar Negeri Sudah Pulang ke Tanah Air pemulangan wni dari kapal pesiar jerman. ©KBRI Berlin

Merdeka.com - Sebanyak 89.595 WNI yang bekerja di luar negeri telah pulang ke Indonesia. WNI terbanyak berasal dari Malaysia yaitu 72.966 orang.

Kepulangan WNI ini dipaparkan Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi, Senin (11/5). Data yang dipaparkan per 10 Mei 2020.

Menlu menyampaikan, WNI dari Malaysia ini pulang ke Indonesia melalui jalur darat, laut, dan udara. Terbanyak pulang melalui jalur laut.

"Kembali melalui laut 65 persen atau 47.674 orang, melalui jalur darat sebesar 20 persen atau 14.681 orang, dan melalui jalur udara 15 persen atau 10.611 orang," sebutnya dalam konferensi pers virtual.

Pemerintah Malaysia, lanjutnya, telah memperpanjang berlakunya perintah pengendalian pergerakan atau movement control order (MCO) dalam bentuk conditional movement control order atau CMCO yang semula akan berakhir 12 Mei diperpanjang sampai dengan 9 Juni.

hampir 90.000 wni bekerja di luar negeri sudah pulang ke tanah airRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Selain WNI di Malaysia, Retno menyampaikan, pekerja migran Indonesia yang bekerja sebagai awak kapal pesiar atau ABK yang telah tiba di Indonesia per 10 Mei sebanyak 14.244 orang. Mereka kembali melalui jalur udara yaitu Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai serta melalui jalur laut yaitu Pelabuhan Benoa dan Tanjung Priok.

Sementara itu, dari Arab Saudi ada tiga rombongan kepulangan dengan jumlah total 992 orang. Dari Kuwait telah mendarat pada Minggu malam sebanyak 164 WNI. Sedangkan dari Aljazair, 391 WNI telah kembali ke tanah air.

"Dari Kairo, telah tiba pada 25 April sebanyak 75 WNI dan masih akan ada penambahan untuk Kairo dan Oman sebanyak 333. Hari ini akan tiba WNI kita dari Bangladesh sejumlah 196 orang," jelasnya.

"Selain itu pada hari ini juga akan tiba 567 awak kapal WNI yang bekerja di tiga kapal pesiar melalui pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno Hatta."

Terkait WNI anggota Jamaah Tabligh (JT) yang ada di India, Menlu Retno mengatakan kepulangan mereka ke Indonesia masih diupayakan pemerintah. Indonesia akan bekerja sama dengan negara-negara lain yang juga ada warga negaranya menjadi anggota JT di India, seperti Malaysia, Bangladesh dan beberapa negara lainnya.

Ikuti Protokol Kesehatan

Bagi semua WNI yang baru pulang ke Indonesia diminta tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan, salah satunya karantina mandiri.

"Yang baru tiba dari luar negeri secara disiplin dan ketat dapat menjalankan protokol kesehatan tersebut demi kesehatan Anda, keluarga, dan masyarakat," pesannya.

Protokol kesehatan ini diatur dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor 313 Tahun 2012.

Retno menerangkan, sesuai arahan Presiden RI dan guna memudahkan pelaksanaan karantina mandiri maka gugus tugas akan mempersiapkan buku panduan mengenai pelaksanaan karantina mandiri.

"Penanganan kepulangan WNI dari luar negeri tentunya akan melibatkan daerah. Oleh karena itu sesuai arahan Wakil Presiden RI, daerah perlu juga disiapkan untuk menerima mereka kembali ke daerah masing-masing.

Tentunya koordinasi dan kerjasama antara daerah dengan daerah dan antara daerah dengan pusat menjadi kunci," pungkasnya.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP