Hadiri sidang PBB di AS, bayi ini curi perhatian dunia
Merdeka.com - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyampaikan pidato perdananya dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. Uniknya, dia membawa serta bayinya yang baru berusia tiga bulan dalam perhelatan dunia tersebut.
Ardern merupakan pemimpin termuda yang berkuasa di negaranya. Dia melahirkan putrinya Neve Te Aroha saat sudah menjabat sebagai PM dan langsung mengambil cuti setelahnya.
Keputusan Ardern membawa serta bayinya ke sidang PBB bukan tanpa alasan. Ardern mengatakan bahwa dia masih menyusui bayinya, sehingga tidak mungkin meninggalkan Neve di Selandia Baru selama enam hari untuk ikut serta dalam sidang Majelis Umum PBB.
"Neve berada di sisiku setiap saat di Selandia Baru," katanya kepada media NZ, dikutip dari BBC, Selasa (25/9).
Untuk menyiasati hal tersebut, Ardern membawa serta suaminya Clarke Gayford agar menjaga bayi mereka selama dia menjalankan tugas. Ardern pun menegaskan bahwa semua biaya perjalanan Gayford ke New York ditanggung olehnya. Selama menunggu ibunya menyampaikan pidato, Neve terlihat sangat tenang di pangkuan sang ayah.
Ardern memulai debutnya sebagai pembicara di panggung PBB dalam KTT Perdamaian Nelson Mandela. Dalam pidatonya, perempuan 38 tahun itu menyoroti dampak mendalam yang diberikan mantan pemimpin Afrika Selatan tersebut terhadap negaranya.
Sementara itu, pihak PBB menyambut baik keputusan Ardern membawa bayinya selama sidang. Sebab, hal itu dinilai sebagai lambang kemajuan perempuan dalam berkarir sekaligus menjadi ibu rumah tangga.
"PM Ardern menunjukkan bahwa tidak ada yang lebih baik daripada ibu yang bekerja untuk mewakili negaranya. Hanya ada 5 persen pemimpin wanita di dunia, oleh karena itu kita harus membuat mereka diterima sebaik mungkin di sini," ujar juru bicara PBB Stephane Dujarric.
(mdk/ias)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya