Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Google: Salah orang tua kalau anak nonton video porno

Google: Salah orang tua kalau anak nonton video porno Anak sedang menggunakan komputer jinjing. (ilustrasi/itisnonverbal.blogspot.com)

Merdeka.com - Petinggi Google menolak disalahkan orang tua bila anak mereka menonton pornografi lewat Internet. Sebaliknya, menurut raksasa dunia maya itu, orang tua seharusnya paling bertanggung jawab menjaga tayangan yang disaksikan si bocah.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (24/4), Naomi Gummer, kepala pengamat kebijakan publik Google, menilai setiap rencana sensor konten Internet akan sia-sia karena perkembangan teknologi selalu lebih cepat dari pembuatan undang-undang. "Bagi saya, hukum bisa melindungi anak dari pornografi merupakan mitos," ujar Gummer.

Komentar Gummer merupakan respon atas desakan warga Inggris yang ingin Google menyediakan fasilitas opt-op. Fitur itu akan menyensor kata-kata kunci tidak pantas buat anak-anak.

Selama ini, sensor orang tua bisa dilakukan di komputer pribadi. Namun, telepon seluler dan komputer tablet tidak bisa menggunakan fitur serupa. Hal ini dinilai berbahaya karena makin banyak anak mengakses Internet melalui dua perangkat itu.

Warga Inggris, terutama kelompok orang tua, sejak awal bulan ini menuntut parlemen meloloskan undang-undang yang mengatur fitur itu agar diterapkan Google.

Gummer balik menuduh kekhawatiran orang tua itu wujud kemalasan mereka memperhatikan sang anak. Jumlah anak menonton video porno lewat Internet juga dinilai berlebihan. "Hanya 14 persen anak-anak menyaksikan pornografi lewat Internet, itu pun hanya dua persen menonton video porno, sisanya lebih sering gambar seksual," ujar Gummer.

Komentar petinggi Google ini memancing kemarahan warga Inggris. Pegiat hak anak David Niven mengaku terkejut raksasa mesin pencari dunia maya itu lepas tangan dari masalah pornografi yang mengancam anak. "Saya terkejut mereka bilang tidak bisa melakukan apapun buat melindungi anak di bawah usia remaja dari pornografi," ujar Niven. 

                (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP