Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Genderang kudeta di Kerajaan Saudi

Genderang kudeta di Kerajaan Saudi Raja Salman jenguk korban insiden crane jatuh. ©2015 REUTERS/Saudi Royal Court

Merdeka.com - Seorang pangeran Arab Saudi mengklaim sejumlah anggota keluarga kerajaan ingin mengusir Raja Salman bin Abdul Aziz, 79 tahun, dan menggantinya dengan adiknya.

Pangeran yang tidak diketahui namanya itu mengatakan para ulama berpengaruh di Saudi sudah menyatakan dukungan buat memuluskan rencana kudeta itu. Usulan mengusir Raja Salman itu sudah diajukan oleh delapan dari 12 putra raja pendiri Arab Saudi, Raja Saud, seperti dilansir koran the Daily Mail, Ahad (25/10).

Sang pangeran itu menuturkan sekitar 75 persen ulama menginginkan Pangeran Ahmad bin Abdulaziz, 73 tahun, sebagai pengganti Raja Salman.

Menurut laporan koran the Independent, pangeran tak ingin diketahui namanya karena alasan keamanan itu sebelumnya sudah menulis dua surat kepada keluarga Kerajaan Saudi untuk mendepak Raja Salman.

"Jika Raja meninggalkan Arab Saudi dia akan dihormati baik di dalam dan di luar negeri," kata dia kepada Independent.

"Sebagai gantinya Pangeran Ahmad akan menjadi Raja. Dia akan bertanggung jawab kepada seluruh negeri--ekonomi, minyak, tentara, garda nasional, kementerian dalam negeri, badan intelijen."

Pangeran rahasia itu mengungkapkan seluruh rakyat Saudi marah dengan Raja Salman karena keterlibatan Saudi dalam Perang Yaman dan peristiwa Tragedi Mina saat pelaksanaan haji lalu yang menewaskan lebih dari 2.000 orang.

Selain itu, keputusan Raja Salman yang menunjuk putranya Muhammad bin Salman, 30 tahun, sebagai Wakil Raja dan Menteri Pertahanan juga (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP