Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gedung Putih Umumkan Kasus Covid-19 Varian Omicron Pertama di AS

Gedung Putih Umumkan Kasus Covid-19 Varian Omicron Pertama di AS anthony fauci. ©REUTERS/Tom Brenner

Merdeka.com - Seorang warga AS di California yang telah divaksinasi menjadi orang pertama di AS yang terinfeksi Covid-19 varian Omicron. Demikian diumumkan Gedung Putih pada Rabu ketika para ilmuwan masih mempelajari risiko yang disebabkan oleh virus corona varian baru ini.

Pakar penyakit menular AS, Dr Anthony Fauci menyampaikan kepada wartawan, orang tersebut adalah seorang pelancong yang baru kembali dari Afrika Selatan pada 22 November dan dites positif varian Omicron pada 29 November.

Fauci mengatakan orang tersebut telah divaksinasi tapi belum menerima suntikan booster atau penguat dan mengalami "gejala ringan".

Pemerintahan Presiden Joe Biden membatasi perjalanan dari Afrika Selatan pada akhir November di mana varian Omicron pertama kali terdeteksi dan telah menyebar. Klaster kasus Omicron telah ditemukan di beberapa negara lainnya.

"Kita tahu itu hanya soal waktu sebelum kasus pertama Omicron akan terdeteksi di Amerika Serikat," kata Fauci, dikutip dari AP, Kamis (12/2).

Dia menambahkan, orang yang terinfeksi kini membaik.

"Menurut saya apa yang terjadi sekarang adalah contoh lain mengapa penting masyarakat divaksinasi. Tapi juga mendapatkan (vaksin) penguat. Itu sangat penting," jelasnya.

Para pejabat menyampaikan mereka telah menghubungi setiap orang yang menjadi kontak terdekat pasien Omicron tersebut dan mereka semua dites negatif Covid.

Pengurutan genom dilaksanakan di Universitas California, San Fransisco dan hasilnya dikonfirmasi Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC).

CDC mengambil langkah untuk memperketat aturan tes atau pengujian bagi para pelancong dari luar negeri, termasuk mewajibkan tes untuk semua pelancong dalam satu hari setelahterbang ke AS terlepas dari status vaksinasi. CDC juga mempertimbangkan kewajiban tes Covid pasca-kedatangan.

Banyak hal yang belum diketahui soal varian baru ini, termasuk apakah Omicron lebih menular daripada varian sebelumnya, apakah bisa menyebabkan penyakit yang lebih parah, dan apakah bisa menghindari vaksin. Fauci menyampaikan, banyak hal yang akan lebih diketahui soal Omicron dalam dua atau empat pekan ke depan karena para ilmuwan sedang melakukan tes lab sampel virus.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP