Gedung Putih Puji Meghan Markle Berani Ungkap Kesehatan Mentalnya di Wawancara Oprah
Merdeka.com - Gedung Putih memuji keberanian Meghan Markle membicarakan perjuangannya berkutat dengan kesehatan mentalnya dalam wawancara dengan Oprah Winfrey yang ditayangkan pada Minggu malam waktu AS.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki mengomentari wawancara Pangeran Harry-Meghan yang ramai diperbincangkan tersebut dalam konferensi pers harian.
Dalam wawancaranya selama dua jam itu, Meghan mengungkapkan dia pernah memiliki pemikiran untuk bunuh diri saat menjadi bagian keluarga kerajaan.
“Bagi siapapun yang maju dan membicarakan perjuangan mereka sendiri dengan kesehatan mental dan menceritakan kisah pribadi mereka, itu membutuhkan keberanian,” jelas Psaki, dikutip dari The Independent, Selasa (9/3).
Psaki menambahkan, pemerintahan Biden tidak akan mengomentari lebih jauh terkait kehidupan “warga negara yang berbagi cerita dan perjuangan mereka sendiri.”
“Kami memiliki hubungan yang kuat dan awet dengan rakyat Inggris dan kemitraan khusus dengan pemerintah Inggris dalam berbagai masalah, dan itu akan terus berlanjut,” jelasnya.
Dalam wawancara yang paling ditunggu-tunggu itu, Meghan mengungkapkan tekanan berat yang dia hadapi membuatnya memikirkan bunuh diri.
Dia mengatakan ke pihak istana dia butuh bantuan untuk kesehatan mentalnya, tapi tak mendapat dukungan.
Dia mengatakan keluarga kerajaan mengambil paspor, kunci mobil, dan SIM-nya ketika dia menikah dengan Harry, dan dia merasa dia tak bisa mencari bantuan sendiri.
Dia kemudian menceritakan suaminya terkait perjuangannya tersebut saat mereka akan mendatangi sebuah agenda di Royal Albert Hall, London. Harry memintanya untuk tak pergi.
Saat Oprah menanyakan kepada Harry bagaimana tanggapannya setelah tahu Meghan punya pemikiran bunuh diri, Harry mengaku dia “malu” mengungkapkan itu kepada keluarganya.
“Saya tidak tahu mau bagaimana. Saya takut, saya tidak bersiap untuk itu,” ujarnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya